Bareskrim Polri Geledah Rumah di Surabaya, Amankan 4 Boks Barang Bukti TPPU dari Kasus PETI - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Kriminal · 20 Feb 2026 14:54 WIB ·

Bareskrim Polri Geledah Rumah di Surabaya, Amankan 4 Boks Barang Bukti TPPU dari Kasus PETI


 Bareskrim Polri Geledah Rumah di Surabaya, Amankan 4 Boks Barang Bukti TPPU dari Kasus PETI Perbesar

Surabaya, – Bareskrim Polri menggeledah sebuah rumah di Jalan Tampomas, Sawahan, Surabaya terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dikembangkan dari kasus pertambangan emas tanpa izin (PETI).

Penggeledahan berlangsung sekitar 8 jam, dan penyidik mengamankan empat boks berisi barang bukti.

Direktur Dittipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, mengatakan barang bukti yang diamankan meliputi surat, dokumen, alat elektronik, uang, dan emas batangan.

“Dari hasil penggeledahan tim, ditemukan barang bukti yang terkait dengan dugaan tindak pidana yang terjadi, yaitu TPPU dari tindak pidana asal terkait pertambangan ilegal,” ujar Ade di lokasi.
Ade menambahkan bahwa detail jumlah emas yang disita masih belum diumumkan, Kamis (19/2/2026).

“Emas termasuk di dalamnya, nanti akan kami update mengenai berat totalnya,” katanya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri juga melakukan penggeledahan di dua lokasi lain di Nganjuk, yaitu sebuah toko emas dan kediaman.

“Penyidik Dittipideksus melakukan penggeledahan di tiga lokasi secara serentak. Semua barang bukti yang diamankan berupa surat, dokumen, alat elektronik, dan barang lainnya,” jelas Ade.

Penggeledahan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan kasus PETI yang menjerat beberapa pihak yang diduga menampung, mengolah, memurnikan, mengangkut, dan menjual emas dari pertambangan ilegal.

Ade memastikan proses penyidikan masih berlangsung, dan informasi lebih lengkap mengenai barang bukti, termasuk jumlah emas, akan diumumkan seiring perkembangan kasus.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Lumajang: ASN yang Terbukti Memainkan Pajak Pasir Ditindak, Bukan Dipindah

30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Tes Urine 11 Orang Negatif, Polisi Temukan Lima Klip Diduga Sabu di Karaoke Lumajang

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dua Sapi Raib dari Kandang, Rasa Aman Peternak Lumajang Jadi Taruhan

15 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Lumajang Terbongkar

12 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tuntutan CSR dan Lahan Plasma Berujung Blokade Jalan, 2 Orang Diamankan Polisi

7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Trending di Kriminal