Kajari: Tidak Ada Izin Bupati, Miras di Lumajang Diproses Hukum - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Kriminal · 23 Jul 2026 10:54 WIB ·

Kajari: Tidak Ada Izin Bupati, Miras di Lumajang Diproses Hukum


 Kajari: Tidak Ada Izin Bupati, Miras di Lumajang Diproses Hukum Perbesar

Lumajang, – Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang Ristu Darmawan menegaskan peredaran minuman beralkohol tanpa izin Bupati Lumajang akan diproses sesuai ketentuan hukum.

Pernyataan itu disampaikan saat pemusnahan sekitar 3.000 botol minuman beralkohol hasil penindakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang, Kamis, 23 Juli 2026.

Ristu mengatakan pemusnahan tersebut merupakan pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap terhadap tiga perkara pelanggaran Peraturan Daerah tentang peredaran minuman beralkohol.

Menurut dia, para pelanggar telah dijatuhi denda masing-masing Rp5 juta dan barang bukti diputuskan untuk dimusnahkan.

“Barang bukti ini kurang lebih berjumlah 3.000 botol minuman beralkohol. Ini merupakan eksekusi terhadap tiga perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap,” katanya, saat melakukan pemusnahan miras di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Kamis (23/7/2026).

Ia menjelaskan, perkara tersebut berawal dari inspeksi mendadak yang dilakukan Bupati Lumajang bersama Forkopimda di sejumlah lokasi penjualan minuman beralkohol tanpa izin.

Setelah melalui proses persidangan, jaksa melaksanakan eksekusi sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum.

Ristu menegaskan, apabila masih ditemukan pelanggaran serupa, aparat penegak hukum akan kembali mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Apabila masih melanggar lagi, tentunya diproses hukum lagi. Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Forkopimda berkomitmen tegas. Tidak ada izin Bupati untuk peredaran minuman beralkohol di Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan pemusnahan ribuan botol minuman beralkohol itu diharapkan menjadi pembelajaran bagi para pedagang sekaligus edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak menyalahgunakan minuman keras.

“Ini menjadi pelajaran bagi semuanya. Saya anggap juga sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak lagi menyalahgunakan minuman keras. Kami hanya menjalankan Peraturan Daerah yang telah ditetapkan,” kata Indah.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Lumajang: ASN yang Terbukti Memainkan Pajak Pasir Ditindak, Bukan Dipindah

30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Tes Urine 11 Orang Negatif, Polisi Temukan Lima Klip Diduga Sabu di Karaoke Lumajang

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Dua Sapi Raib dari Kandang, Rasa Aman Peternak Lumajang Jadi Taruhan

15 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Satresnarkoba Lumajang Janjikan Razia Berkala di Tempat Hiburan Malam

15 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Lumajang Terbongkar

12 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tuntutan CSR dan Lahan Plasma Berujung Blokade Jalan, 2 Orang Diamankan Polisi

7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Trending di Kriminal