Kebakaran Semeru Capai 3.072 Hektare, Polisi Belum Temukan Unsur Pidana - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 3 Sep 2026 10:28 WIB ·

Kebakaran Semeru Capai 3.072 Hektare, Polisi Belum Temukan Unsur Pidana


 Kebakaran Semeru Capai 3.072 Hektare, Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Perbesar

Lumajang, – Kebakaran hutan di lereng Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah meluas hingga sekitar 3.072 hektare. Namun, polisi belum menemukan unsur tindak pidana dalam kebakaran yang berlangsung sejak 26 Agustus 2026 tersebut.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang bersama Polda Jawa Timur telah melakukan sejumlah tahapan penyelidikan di sekitar lokasi kebakaran.

“Tim Sat Reskrim Polres Lumajang dibantu Polda Jatim sudah melakukan beberapa tahapan penyelidikan, tapi sampai saat ini belum ditemukan dugaan tindak pidana pembakaran hutan,” kata Riki, Kamis (3/9/2026).

Menurut Riki, penyelidikan belum dapat dilakukan secara mendalam karena api di sejumlah jalur pendakian masih menyala.

Kondisi tersebut membuat petugas belum leluasa memeriksa lokasi yang diduga berkaitan dengan awal munculnya kebakaran.

Meski belum menemukan unsur pidana, polisi tetap akan mendalami penyebab kebakaran. Salah satu kemungkinan yang akan diperiksa adalah human error atau kesalahan manusia.

Pihaknya akan melakukan pemeriksaan laboratorium forensik setelah seluruh api berhasil dipadamkan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui sumber serta penyebab munculnya api.

“Setelah api ini semua padam, kita akan lakukan labfor nanti di lokasi yang diduga jadi titik awal kebakaran,” ujar Riki.

Kebakaran lereng Gunung Semeru tidak hanya meluas, tetapi juga semakin mendekati permukiman warga Desa Ranupane, Kecamatan Senduro. Jarak titik api dengan permukiman warga disebut sekitar 1 kilometer.

Riki mengatakan kondisi kebakaran di wilayah Senduro, Lumajang, mulai terkendali. Namun, sejumlah titik api masih berkobar dan pergerakannya mengarah ke wilayah Kabupaten Malang.

“Di wilayah Senduro (Lumajang) api perlahan mulai padam, tapi saat ini mulai mengarah ke Kabupaten Malang, mohon doanya,” jelasnya.

Kebakaran di lereng Gunung Semeru diketahui berlangsung sejak Rabu, 26 Agustus 2026. Penanganan dilakukan secara bertahap oleh petugas gabungan karena medan di kawasan tersebut sulit dijangkau.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Karhutla Semeru Meluas, Titik Api Baru Terdeteksi 400 Meter dari Pos 1

2 September 2026 - 17:12 WIB

Petugas Temukan Tengkorak dan Kijang Mati di Lokasi Karhutla TNBTS

1 September 2026 - 15:25 WIB

Helikopter Water Bombing Dialihkan ke Kalimantan, Karhutla Lereng Semeru Tembus 600 Hektare

31 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Ketika Budaya Bali Hadir di Purwosono Night Karnival, Panggung Desa Menjadi Ruang Pertemuan Nusantara

30 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Ranu Kumbolo Jadi Titik Pemadaman, Helikopter dan Tim Gabungan Dikerahkan

28 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Api Belum Padam, Titik Baru Muncul: Medan Ekstrem Hambat Tim Gabungan TNBTS

28 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Trending di Nasional