Bupati Lumajang beri bantuan kursi roda untuk Buni - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 7 Agu 2025 05:23 WIB ·

Ketika Pemerintah Hadir Nyata: Bupati Lumajang Serahkan Kursi Roda untuk Buni, Penderita Tumor Otak


 Ketika Pemerintah Hadir Nyata: Bupati Lumajang Serahkan Kursi Roda untuk Buni, Penderita Tumor Otak Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan keberpihakan terhadap warga rentan. Pada Selasa (5/8/2025), Bupati Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma menyerahkan kursi roda untuk Buni (45), warga Desa Kertowono, Kecamatan Gucialit, yang telah tiga tahun berjuang melawan tumor otak.

Buni mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran. Sejak penyakitnya memburuk, ia kehilangan kemampuan bergerak bebas. Kursi roda ini menjadi harapan baru bagi Buni agar tetap bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak.

“Ini bukan sekadar bantuan. Ini adalah bukti kehadiran negara dalam meringankan beban rakyatnya. Kita tidak boleh absen saat warga sedang membutuhkan,” tegas Bupati Indah.

Buni tercatat sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS). Seluruh biaya pengobatannya ditanggung negara. Bantuan kursi roda ini juga menjadi bukti sinergi antara sistem jaminan sosial nasional dan layanan pemerintah daerah.

“Pemerintah harus hadir, bukan hanya menunggu laporan. Kita bergerak cepat, turun langsung, dan memastikan mereka yang lemah tidak tertinggal,” ujar Wakil Bupati Yudha.

Buni menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya kepada pemerintah daerah. Di tengah masa sulit, kehadiran langsung pemimpin daerah memberikan kekuatan moril bagi keluarganya.

Bantuan ini selaras dengan prioritas nasional dalam Asta Cita, yaitu memperkuat jaring pengaman sosial dan menjamin keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia.

Pemkab Lumajang terus mendorong pelayanan sosial yang humanis, adaptif, dan proaktif. Lewat pendekatan jemput bola, pemerintah ingin memastikan bahwa tak ada satu pun warga yang luput dari perhatian.

Langkah nyata ini menjadi bukti bahwa kebijakan sosial bukan hanya soal regulasi di atas kertas, tetapi tentang empati dan kehadiran langsung di tengah masyarakat. Dengan semangat kolaboratif antara pusat dan daerah, Lumajang bergerak menuju masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah