Konflik Iran Berdampak ke Umrah, Pemerintah Pastikan 58.873 Jemaah Indonesia Terpantau - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

International · 2 Mar 2026 14:00 WIB ·

Konflik Iran Berdampak ke Umrah, Pemerintah Pastikan 58.873 Jemaah Indonesia Terpantau


 Konflik Iran Berdampak ke Umrah, Pemerintah Pastikan 58.873 Jemaah Indonesia Terpantau Perbesar

Lumajang, – Eskalasi konflik Iran yang memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah mulai berdampak pada sektor penerbangan internasional. Arab Saudi sebagai tujuan utama ibadah umrah turut mengalami penyesuaian operasional penerbangan seiring perkembangan situasi keamanan regional.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sebanyak 58.873 jemaah umrah Indonesia saat ini masih berada di Arab Saudi.

Angka tersebut menjadi perhatian pemerintah, mengingat potensi perubahan jadwal penerbangan, baik penundaan maupun pembatalan.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Umar Hassan, menyampaikan pihaknya telah menerima surat edaran tertanggal 28 Februari 2026 terkait perkembangan situasi di Timur Tengah.

“Kami memastikan jamaah tetap aman dan terlayani dengan baik. PPIU diminta menjalin komunikasi aktif dengan Kantor Urusan Haji maupun KJRI,” kata dia, Senin (2/3/2026).

Ia menegaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah bersama Perwakilan Republik Indonesia di Arab Saudi, termasuk KJRI di Jeddah dan Riyadh, terus melakukan pemantauan intensif.

“Koordinasi dilakukan untuk memastikan keselamatan serta pelayanan jamaah tetap berjalan optimal di tengah dinamika geopolitik kawasan,” ungkapnya.

Selain itu, seluruh jemaah diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari maskapai penerbangan serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

“Informasi terkait jadwal keberangkatan maupun kepulangan diminta merujuk pada pemberitahuan resmi yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Umar juga mengingatkan keluarga jamaah di tanah air agar tidak panik menyikapi situasi tersebut.

“Keluarga jamaah agar tetap tenang, namun tetap aktif berkomunikasi dengan penyelenggara perjalanan. Setiap perkembangan akan kami sampaikan melalui saluran resmi,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

This is Good! Cerita Backpacker Italia Nikmati Takjil Pertama di Lumajang

2 Maret 2026 - 14:55 WIB

Geolog Indonesia-Australia Pelajari Jejak Mineral Banyuwangi, Pulau Merah Jadi Laboratorium Alam

2 Desember 2025 - 17:06 WIB

Rencana Whoosh Sambung ke Surabaya Terancam Tersendat, Masalah Utang Belum Tuntas

22 Oktober 2025 - 12:57 WIB

Surga Tersembunyi di Lumajang, Tumpak Sewu Tawarkan Pengalaman Wisata Penuh Petualangan

9 Oktober 2025 - 17:56 WIB

Stasiun KRL Surabaya Akan Terapkan Konsep TOD, Dorong Gaya Hidup Urban Modern

7 Oktober 2025 - 18:38 WIB

Dorong TOD, Setiap Stasiun KRL Surabaya Bakal Jadi Pusat Aktivitas Baru Masyarakat Perkotaan

6 Oktober 2025 - 15:18 WIB

Trending di International