BPRD Lumajang Jamin Layanan Pajak Gratis dan Transparan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 6 Mei 2025 17:05 WIB ·

BPRD Lumajang Jamin Layanan Pajak Gratis dan Transparan


 BPRD Lumajang Jamin Layanan Pajak Gratis dan Transparan Perbesar

Lensa Warta – Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk memberikan layanan pajak yang gratis, transparan, dan dapat diakses semua lapisan masyarakat. Tak hanya itu, BPRD juga mengajak warga menjadi mitra aktif dalam mengawasi kualitas pelayanan publik.

Komitmen ini disampaikan dalam talkshow bertajuk “Pengelolaan Pengaduan pada BPRD” yang disiarkan melalui LPPL Radio Suara Lumajang 104.1 FM, Senin (5/5/2025). Acara ini menghadirkan narasumber dari BPRD, yakni Catur Prayogi (Kabid Pendataan dan Penilaian) dan Feby Udiana (Kabid Pelayanan dan Penetapan).

Menurut Catur Prayogi, partisipasi masyarakat melalui pengaduan dan pertanyaan merupakan bagian penting dalam proses peningkatan layanan. Ia menjelaskan bahwa semua pengaduan akan ditindaklanjuti secara sistematis, sebagai bentuk tanggung jawab dan keterbukaan instansi.

“Pengaduan publik bukan hanya keluhan. Ini wujud kontrol sosial agar kami tetap menjaga mutu pelayanan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pertanyaan yang sering masuk biasanya berkaitan dengan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran warga akan pentingnya kepatuhan pajak.

Di sisi lain, Feby Udiana menegaskan bahwa BPRD tetap berupaya memberikan layanan cepat dan tepat, meskipun beban kerja pegawai sangat tinggi. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam melengkapi data administrasi guna mempercepat proses pelayanan.

“Kami terbuka untuk semua warga. Tapi tolong bantu kami dengan data yang lengkap dan benar. Itu sangat penting,” jelasnya.

Melalui program ini, BPRD juga menegaskan bahwa seluruh layanan perpajakan tidak dipungut biaya alias gratis. Warga diminta waspada terhadap oknum atau perantara yang menawarkan bantuan dengan imbalan, karena itu merupakan tindakan ilegal.

Dengan membangun komunikasi dua arah lewat media lokal, BPRD berharap masyarakat semakin memahami bahwa membayar pajak dan menyampaikan pengaduan adalah bentuk kontribusi aktif terhadap pembangunan daerah.

“Pajak bukan sekadar kewajiban. Ini investasi untuk masa depan Lumajang. Dan kami di sini hadir untuk melayani, bukan membebani,” tutup keduanya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Jember Tenggelam Setiap Tahun, Apakah Pola Penanganan Banjir Hanya Rutinitas Seremonial?

19 Februari 2026 - 07:02 WIB

PDIP Jember Dorong Solusi Jangka Panjang Banjir, Bukan Sekadar Bantuan Pasca Bencana

18 Februari 2026 - 09:21 WIB

Pemkot Malang Siapkan Aturan Pasar Takjil Ramadhan 2026, Jam Operasional Akan Dibatasi

18 Februari 2026 - 09:08 WIB

Banjir Surabaya di Osowilangun Dipicu Tumpukan Sampah, Petugas Siaga 24 Jam

17 Februari 2026 - 11:47 WIB

Cuaca Terburuk 20 Tahun, Jember Siaga Menghadapi Potensi Banjir Bandang

17 Februari 2026 - 11:36 WIB

Trending di Daerah