Lumajang Perketat Pengungsian, Hanya Posko Resmi di Bawah SKPDB yang Diizinkan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 22 Nov 2025 16:10 WIB ·

Lumajang Perketat Pengungsian, Hanya Posko Resmi di Bawah SKPDB yang Diizinkan


 Lumajang Perketat Pengungsian, Hanya Posko Resmi di Bawah SKPDB yang Diizinkan Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan seluruh pengungsian selama masa darurat erupsi Gunung Semeru harus berada di bawah kendali Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana (SKPDB).

Sekretaris Daerah Lumajang, Agus Triyono, menjelaskan bahwa pengungsian liar atau posko bantuan tidak resmi berisiko menimbulkan masalah kesehatan, kebakaran, dan gangguan keamanan bagi warga terdampak. Selain itu, distribusi bantuan di posko tidak resmi sering tidak terukur dan sulit dipertanggungjawabkan.

“Pengendalian di bawah satu komando resmi memastikan setiap warga terdampak dapat dipantau kondisinya secara menyeluruh. Kebutuhan medis, pangan, dan keamanan bisa terpenuhi secara terencana,” ujar Agus, Sabtu (22/11/2025).

Posko resmi juga memudahkan pendataan keluarga dan penanganan psikososial, termasuk bagi kelompok rentan seperti bayi, balita, lansia, dan penyandang disabilitas.

Pemkab Lumajang bekerja sama dengan aparat desa, relawan, dan BPBD Jawa Timur untuk memastikan semua pengungsian terkoordinasi dengan baik.

Langkah ini juga memungkinkan evakuasi cepat bila aktivitas Gunung Semeru meningkat, sekaligus mempercepat distribusi logistik dan layanan kesehatan.

“Tujuan utama adalah keselamatan dan kesejahteraan warga. Dengan posko resmi, kita bisa memastikan tidak ada yang tertinggal dan bantuan sampai pada yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional