Mahasiswa Tuntut Reformasi Parpol, DPRD Jember: Ini Momentum Perbaikan Politik - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 10 Sep 2025 16:58 WIB ·

Mahasiswa Tuntut Reformasi Parpol, DPRD Jember: Ini Momentum Perbaikan Politik


 Mahasiswa Tuntut Reformasi Parpol, DPRD Jember: Ini Momentum Perbaikan Politik Perbesar

Jember, – Aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Amarah Masyarakat Jember di halaman Gedung DPRD Jember, Selasa (9/9/25), menjadi sorotan publik.

Dalam aksinya, para mahasiswa menuntut reformasi menyeluruh terhadap sistem partai politik dan revisi UU Pemilu. DPRD Jember pun menyambut baik tuntutan tersebut dan menyebutnya sebagai momentum penting untuk perbaikan sistem politik secara menyeluruh.

Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, menyampaikan bahwa reformasi partai politik adalah kebutuhan mendesak. Ia mengakui, banyak kader partai yang diusung hanya karena popularitas atau kekuatan modal, bukan karena kompetensi.

Baca juga: Wali Kota Malang Ajak RT/RW Hidupkan Kembali Siskamling

“Kami tahu bahwa partai politik harus mereformasi diri. Agar ke depan kader-kader yang ditugaskan menjadi anggota DPRD, DPR RI, bahkan eksekutif, adalah kader yang mumpuni,” tegas Widarto di hadapan mahasiswa.

Dalam kesempatan itu, DPRD Jember juga menandatangani sembilan butir tuntutan mahasiswa sebagai bentuk komitmen untuk mendengarkan aspirasi rakyat. Widarto bahkan secara terbuka meminta bantuan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam pendidikan politik bagi masyarakat.

“Kami sadar tidak bisa sendiri. Kami minta bantuan teman-teman mahasiswa sebagai kelompok terdidik untuk membantu memberikan pemahaman politik kepada masyarakat,” katanya.

Baca juga: Masih Tunggu Juknis, Kemenag Lumajang Minta Warga Tak Salah Alamat Urus Haji

Widarto menyebut unjuk rasa ini menjadi cermin empati publik yang harus dijawab dengan langkah konkret. Ia menegaskan bahwa DPRD Jember tidak sedang melakukan pencitraan, namun benar-benar ingin berbenah dari dalam.

“Kami terima kritik ini dengan kesungguhan hati. Kami tidak anti-kritik. Justru ini momentum untuk berubah,” ujar politisi yang juga mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) itu.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siswi MTsN Jadi Korban Peluru Nyasar

4 Februari 2026 - 21:35 WIB

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Trending di Daerah