Menuju SDM Lokal yang Unggul dan Kompetitif di Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 19 Jun 2025 10:39 WIB ·

Menuju SDM Lokal yang Unggul dan Kompetitif di Lumajang


 Menuju SDM Lokal yang Unggul dan Kompetitif di Lumajang Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan segera menerbitkan SK Tim Koordinasi Pendidikan Vokasi Daerah. Langkah ini bertujuan memperkuat keterkaitan antara pendidikan dan dunia industri.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menyampaikan komitmen ini saat audiensi bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lumajang, Selasa (17/6/2025).

“Pendidikan vokasi bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan strategis. Kita perlu SDM yang siap kerja dan punya keterampilan nyata. SK ini segera kami percepat,” tegas Bunda Indah.


Menjawab Tantangan Dunia Industri

Ketua Kadin Lumajang, Agus Setiawan, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI kepada Kadin Indonesia. Salah satu prioritasnya adalah revitalisasi pendidikan vokasi.

Menurut Agus, dunia usaha menghadapi tantangan serius. Banyak lulusan pendidikan formal belum siap kerja. Akibatnya, industri perlu melatih ulang, yang memakan waktu cukup lama.

“Pelatihan ulang bisa memakan waktu hingga enam bulan. Ini tantangan yang harus dijawab dengan pendidikan vokasi yang sesuai kebutuhan lapangan,” ujarnya.

Kadin Lumajang pun siap menjadi motor penggerak. Mereka akan melibatkan pengusaha lokal dalam program pelatihan, magang, serta penyelarasan kurikulum.


Kolaborasi Lintas Sektor untuk Masa Depan Lumajang

Dengan adanya SK Tim Koordinasi, Pemkab Lumajang ingin membangun kolaborasi nyata antara sekolah vokasi (SMK dan perguruan tinggi), pelaku usaha, serta perangkat daerah. Tujuannya jelas: menciptakan SDM yang benar-benar dibutuhkan industri.

Selain itu, Bunda Indah menekankan bahwa pendidikan vokasi juga menjadi solusi atas persoalan pengangguran terselubung di daerah.

“Anak-anak muda Lumajang harus jadi pelaku, bukan sekadar penonton. Lewat vokasi, mereka bisa langsung bekerja atau bahkan menciptakan lapangan kerja baru,” katanya.

Langkah ini sejalan dengan transformasi vokasi nasional. Melalui upaya ini, Lumajang tidak lagi bergantung pada tenaga kerja dari luar. Sebaliknya, daerah mampu mencetak sendiri generasi yang unggul dan kompetitif.

Selain itu, program ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Dunia usaha, dunia pendidikan, dan lembaga sertifikasi bisa bersama-sama membangun sistem vokasi yang berkualitas dan berkelanjutan. Dampaknya akan langsung terasa bagi kemajuan ekonomi daerah.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sepanjang 2026, Empat ASN Lumajang Mundur: Tiga PNS Sakit dan Satu PPPK Ikut Suami

25 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Bawa Nama Lumajang ke Jawa Timur, Ayra Azzahra Siap Tampil di Grand Final

25 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Dari Lumajang ke Muktamar NU ke-35, Bawa Aspirasi Warga ke Forum Nasional

25 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Bukan Sekadar Pendopo! Gedung Baru Banyu Putih Kidul Didorong Jadi Rumah Bersama Warga

25 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Bukan Sekadar Kampung Religi! Kampung Aswaja Banyu Putih Kidul Perkuat Kerukunan Warga Lumajang

25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Jogoyudan Carnival Makin Meriah, UMKM dan Ekonomi Warga Lumajang Ikut Bergerak

25 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Trending di Daerah