Meski Rumah Terendam, Sebagian Warga Lumajang Pilih Bertahan di Tengah Banjir - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 2 Nov 2025 07:43 WIB ·

Meski Rumah Terendam, Sebagian Warga Lumajang Pilih Bertahan di Tengah Banjir


 Meski Rumah Terendam, Sebagian Warga Lumajang Pilih Bertahan di Tengah Banjir Perbesar

Lumajang, – Banjir setinggi 1,5 meter yang merendam Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, sejak Sabtu malam (1/11/2025) memaksa sebagian warga mengungsi. Namun, tidak sedikit warga yang memilih tetap bertahan di rumah meski air telah mencapai separuh tinggi bangunan.

Keputusan sebagian warga untuk tidak dievakuasi membuat proses penanganan bencana sedikit terhambat. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang harus bekerja ekstra menyalurkan bantuan logistik ke rumah-rumah warga yang terisolasi banjir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, mengatakan bahwa timnya sudah menyiapkan bantuan makanan siap saji, namun pendistribusian terkendala karena sebagian warga enggan meninggalkan rumah.

Baca juga: Banjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Tiga RW di Lumajang, Warga Mulai Dievakuasi

“Saat ini tim masih menyisir melakukan evakuasi sambil asesmen dampak. Untuk logistik makanan siap saji sudah mulai kami distribusikan sambil menunggu nasi bungkus yang masih dalam perjalanan,” jelas Yudhi.

Salah satu warga, Siti Rahma (45), mengaku memilih bertahan di rumahnya karena khawatir barang-barang berharga akan hilang jika ditinggalkan. Meski listrik padam dan air sudah masuk ke dalam rumah, ia bersama keluarganya tetap bertahan di lantai dua rumahnya.

Baca juga:Pasca-Banjir, Pemkab Lumajang Bersihkan Sungai dan Rehabilitasi Infrastruktur Rusak

“Takut kalau ditinggal nanti barang-barang hanyut atau hilang. Kami bertahan saja dulu di atas, nunggu airnya surut,” kata Siti.

Sementara itu, Kepala Desa Kutorenon, Faisal Rizal, menyebut ada tiga RW yang terdampak banjir, yakni RW 8, 9, dan 10. Ia mengimbau warga agar tetap waspada dan segera mengungsi jika kondisi air semakin naik.

“Kami terus imbau warga supaya mengungsi kalau air makin tinggi. Tapi banyak yang tetap ingin di rumah karena khawatir meninggalkan harta bendanya,” kata Faisal.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Lereng Gunung Semeru, Potensi Itu Ternyata Tersimpan di Balik Kulit Pisang

1 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pokir DPRD Difokuskan untuk Fasilitas Umum dan Kebutuhan Warga Karangsari

30 Mei 2026 - 21:03 WIB

BGN Hentikan Sementara Operasional Enam SPPG di Lumajang, Distribusi MBG Ikut Terhenti

30 Mei 2026 - 16:40 WIB

BGN Tutup Sementara Enam SPPG di Lumajang, Tiga Dikelola Yayasan yang Sama

30 Mei 2026 - 12:49 WIB

Enam Dapur MBG di Lumajang Ditutup Sementara, Satgas Sebut Hasil Evaluasi Berjenjang BGN

30 Mei 2026 - 12:31 WIB

Di 11 Desa Lereng Semeru, Tradisi Tengger Terus Dijaga dari Generasi ke Generasi

29 Mei 2026 - 11:40 WIB

Trending di Daerah