Malang, – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat mobilisasi penumpang di Stasiun Malang selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 146.020 orang. Angka tersebut dihitung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa dari total tersebut, sebanyak 77.268 penumpang melakukan perjalanan keberangkatan, sementara 68.752 penumpang tercatat tiba di Stasiun Malang.
“Sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 Stasiun Malang melayani sebanyak 146.020 penumpang,” kata Mahendro di Kota Malang, Senin (5/1/2026).
KAI Daop 8 juga mencatat puncak arus kedatangan terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025, dengan jumlah 4.414 penumpang. Sementara puncak keberangkatan tercatat pada Rabu, 24 Desember 2025, sebanyak 5.205 penumpang.
Dibandingkan periode Angkutan Nataru tahun sebelumnya, jumlah penumpang tahun ini mengalami peningkatan sekitar 7,8 persen, dari 135.452 penumpang pada Nataru 2024/2025.
Mahendro menyebut terdapat empat daerah tujuan favorit penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Malang, yakni Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Blitar. Selama masa Angkutan Nataru, sebanyak 13 perjalanan kereta api dilayani dari Stasiun Malang, termasuk kereta tambahan Gajayana.
Selain itu, pada hari terakhir pemberlakuan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, total kedatangan dan keberangkatan penumpang di Stasiun Malang mencapai 7.034 orang. Dari jumlah tersebut, kedatangan tercatat sebanyak 3.706 penumpang, lebih tinggi dibandingkan keberangkatan yang mencapai 3.328 penumpang.
Menurut Mahendro, lonjakan jumlah penumpang, khususnya pada arus balik di akhir masa libur Nataru, mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap layanan PT KAI Daop 8 Surabaya.
“Lonjakan jumlah penumpang tiba di akhir masa libur Nataru mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap layanan kereta api,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan