P2K2 Bikin KPM PKH Naik Kelas untuk Ekonomi Desa - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 11 Sep 2025 11:42 WIB ·

P2K2 Bikin KPM PKH Naik Kelas: Dari Penerima Bantuan Jadi Motor Ekonomi Desa


 P2K2 Bikin KPM PKH Naik Kelas: Dari Penerima Bantuan Jadi Motor Ekonomi Desa Perbesar

Lensa Warta

P2K2 Ubah Pola Pikir Warga

Program Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) di Lumajang kini berkembang pesat. Awalnya hanya menjadi forum pembelajaran, P2K2 berubah menjadi instrumen efektif pembangunan manusia. Melalui program ini, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH terdorong keluar dari ketergantungan bantuan sosial. Lebih jauh, mereka bertransformasi menjadi pelaku ekonomi mandiri yang berkontribusi nyata bagi desa.

Bunda Indah Tekankan Kemandirian

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan hal itu saat menghadiri sosialisasi P2K2 di rumah Ibu Tunem, Dusun Karangtengah, Desa Sukorejo, Kecamatan Pasrujambe, Selasa (9/9/2025). Kegiatan tersebut berlangsung dalam program unggulan Setor Madu (Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu).

“Kita lihat, banyak KPM yang dulunya hanya menerima bantuan. Sekarang mereka punya usaha dan bahkan membuka lapangan kerja. Semua ini lahir dari proses belajar di P2K2. Mereka bukan hanya mandiri, tapi juga menggerakkan ekonomi desa,” jelas Bunda Indah.

Ia menambahkan bahwa pembangunan berbasis pemberdayaan jauh lebih berkelanjutan dibanding hanya mengandalkan bantuan. Menurutnya, P2K2 menciptakan ruang belajar yang menggabungkan keterampilan praktis, akses permodalan, dan jejaring usaha.

Mas Yudha Soroti Investasi Jangka Panjang

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha), juga memberi penekanan. Ia menilai keberhasilan P2K2 sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas manusia Lumajang.

“Kita tidak bisa terus bergantung pada bantuan. Yang lebih penting adalah mencetak masyarakat produktif dan mandiri. Melalui P2K2, kita menanam investasi jangka panjang untuk pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup warga,” ujar Mas Yudha.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa semangat gotong royong dalam komunitas P2K2 menjadi modal sosial besar. Kisah sukses satu KPM mampu memberi inspirasi bagi peserta lain untuk ikut berkembang.

Dampak Nyata P2K2 di Desa

Kini hasil P2K2 terlihat jelas. Banyak keluarga berhasil meningkatkan pendapatan, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat ekonomi desa. Selain itu, solidaritas sosial juga tumbuh di tengah masyarakat.

Menurut Pemkab Lumajang, P2K2 menjadi bagian penting dari strategi pembangunan manusia. Dengan memadukan aspek ekonomi, sosial, dan pendidikan, program ini mencetak masyarakat yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera di seluruh kecamatan.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah