Pasar Murah Ramadan, Warga Lumajang Bisa Dapat Sayur dan Sembako Lebih Murah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Bisnis · 2 Mar 2026 18:23 WIB ·

Pasar Murah Ramadan, Warga Lumajang Bisa Dapat Sayur dan Sembako Lebih Murah


 Pasar Murah Ramadan, Warga Lumajang Bisa Dapat Sayur dan Sembako Lebih Murah Perbesar

Lumajang, – Ramadan tahun ini, warga Lumajang kembali dimanjakan dengan pasar murah yang menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini menjadi berkah tersendiri bagi ibu-ibu rumah tangga yang ingin memenuhi kebutuhan keluarga di bulan suci.

Pasar murah digelar di beberapa titik strategis di Kabupaten Lumajang. Para pedagang rela menurunkan harga sayur, beras, telur, minyak goreng, gula, hingga cabai untuk menarik pembeli.

Salah satunya, Pak Iswantoro, pedagang sayur segar dari lereng Semeru.

“Sayur-sayuran dari Tengger, langsung dari petani,” kata Iswantoro saat ditemui di lokasi, Senin (2/3/2026).

Harga yang ditawarkan lebih murah Rp2.000 hingga Rp4.000 dibandingkan harga pasaran.

Iswantoro menyebut, hari pertama pembukaan pasar murah diikuti antusiasme tinggi dari warga. “Hari pertama lumayan ramai. Tidak apa-apa banting harga, yang penting dagangan laris,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan pasar murah digelar untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau selama Ramadan.

“Pasar Ramadan ini setiap tahun diadakan Pemkab untuk menyediakan kebutuhan rumah tangga, terutama bagi ibu-ibu,” kata Indah.

Berbagai kebutuhan pokok yang dijual antara lain beras Rp55.000 per kg, telur ayam Rp29.000 per kg, gula pasir Rp15.500 per kg, dan minyak goreng Rp14.500 per liter.

Ia menambahkan, harga murah ini bisa tercapai karena kerja sama dengan asosiasi dan produsen yang menjual barang sesuai harga pokok.

“Misalnya gula langsung dari pabrik, beras dari penggilingan. Ini membantu menstabilkan harga dan memastikan stok aman jelang Idul Fitri,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Musim Hujan Tidak Menghalangi Untung, Harga Blewah di Lumajang Naik Saat Ramadan

25 Februari 2026 - 09:46 WIB

Dari Rp40.000 ke Rp125.000, Lonjakan Harga Cabai Rawit Bikin Pembeli Terkejut

23 Februari 2026 - 17:17 WIB

Manisnya Sunnah, Manisnya Ekonomi, Kurma Sukari Membanjiri Toko Haikal

21 Februari 2026 - 11:04 WIB

Tradisi Selametan dan Menu Berbuka Jadi Pemicu Lonjakan Harga Ayam di Lumajang

20 Februari 2026 - 11:31 WIB

Pemkab Lumajang Dorong Investasi Peternakan untuk Kendalikan Harga Ayam

20 Februari 2026 - 11:27 WIB

Galangan Kapal Banyuwangi Produksi Katamaran X38, Dorong Kemandirian Industri Maritim Nasional

18 Februari 2026 - 10:24 WIB

Trending di Bisnis