Pemkab Lumajang Beri Bantuan Kaki Palsu dan Brace untuk 58 Penyandang Disabilitas - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 21 Mar 2025 15:06 WIB ·

Pemkab Lumajang Beri Bantuan Kaki Palsu dan Brace untuk 58 Penyandang Disabilitas


 Pemkab Lumajang Beri Bantuan Kaki Palsu dan Brace untuk 58 Penyandang Disabilitas Perbesar

Lensa Warta – Dalam upaya mendukung pembangunan yang ramah untuk semua, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyalurkan kaki palsu dan brace kepada 58 penyandang disabilitas. Acara berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja.

Bantuan ini hasil kerjasama tiga pihak:
– DPD Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi Jawa Timur,
– Yayasan Peduli Tuna Daksa,
– Baznas pusat.

Bunda Indah mengungkapkan, “Bantuan ini bukan hanya alat untuk bergerak. Ini adalah sinyal dukungan bagi penyandang disabilitas, agar mereka bisa lebih mandiri dan percaya diri setiap hari.”

Dukungan untuk Mandiri dan Berpartisipasi
Kaki palsu dan brace sangat penting. Dengan alat ini, penyandang disabilitas bisa:
– Meningkatkan kualitas hidup,
– Menjadi lebih mandiri,
– Berpartisipasi dalam kegiatan sosial.

Bunda Indah menekankan, kerja sama antara pemerintah dan lembaga sosial adalah kunci untuk menciptakan masyarakat inklusif. Semua orang harus punya kesempatan yang sama untuk berkembang.

Ia berharap, “Bantuan ini bukan hanya soal bergerak. Ini jadi motivasi untuk berkarya dan bersaing. Kami di pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan.”

Kolaborasi untuk Inklusi Lebih Luas
Penyaluran ini juga bagian dari strategi Pemkab Lumajang dalam memperluas layanan sosial. Bunda Indah mengajak semua pihak:
– Pemerintah,
– Perusahaan,
– Masyarakat.

Semua harus ikut mendukung gerakan inklusivitas. Tujuannya? Mewujudkan kabupaten yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Ini adalah langkah Pemkab Lumajang untuk mewujudkan pembangunan yang adil, dengan fokus pada empati, kesetaraan, dan pemberdayaan.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketahanan Pangan Terancam Jadi Korban Silpa, DPRD Minta Perencanaan APBD Lebih Matang

3 Januari 2026 - 09:22 WIB

Silpa Rp 700 Miliar Jadi Alarm Keras Kinerja OPD di Tahun Awal Pemerintahan Jember

3 Januari 2026 - 09:08 WIB

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Trending di Daerah