Dana Tunggu Hunian Lumajang untuk Warga Terdampak - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 4 Des 2025 19:17 WIB ·

Pemkab Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian, Bupati Pastikan Pemulihan Penyintas Semeru Terus Dikawal


 Pemkab Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian, Bupati Pastikan Pemulihan Penyintas Semeru Terus Dikawal Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal pemulihan warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Rabu (3/12/2025), di SMP Negeri 2 Pronojiwo, Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 91 warga penyintas, disertai pembagian paket sembako untuk mendukung kebutuhan harian mereka.

Status Gunung Semeru Turun, Namun Kewaspadaan Tetap Ditekankan

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Indah menegaskan bahwa meski status Gunung Semeru turun menjadi Level III (Siaga), masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan.

“Status memang turun satu level, tetapi Semeru masih berada di Level III atau siaga. Artinya, kondisi belum sepenuhnya aman. Saya minta masyarakat tetap waspada dan tidak lengah,” ujar Bunda Indah.

Penegasan ini menjadi penting karena masa tanggap darurat telah berakhir. Pemerintah pusat menetapkan bahwa pengungsian tidak boleh lagi berlangsung di lokasi penampungan sementara.

Hunian Tetap Dipersiapkan, DTH Jadi Solusi Sementara

Pemerintah juga mengimbau warga yang sudah mendapatkan Hunian Tetap (Huntap) agar segera menempati rumah baru di Desa Sumbermujur. Sementara itu, warga yang belum memperoleh huntap sementara tinggal bersama keluarga maupun kerabat.

Untuk mendukung kebutuhan dasar mereka, Dana Tunggu Hunian diberikan sebagai solusi sementara, memastikan pemenuhan kebutuhan sambil menunggu penempatan hunian permanen.

“Warga yang belum mendapatkan hunian tetap sementara ini tinggal bersama keluarga. Pemerintah memberikan Dana Tunggu Hunian untuk membantu kebutuhan selama masa menunggu,” jelas Bunda Indah.

Pendataan BPBD Dipastikan Akurat agar Bantuan Tepat Sasaran

Pemkab Lumajang menegaskan bahwa pendistribusian bantuan telah melalui pendataan ketat oleh BPBD Kabupaten Lumajang, sehingga seluruh penerima benar-benar sesuai kondisi lapangan.

“Semua sudah terdata sesuai fakta di lapangan. Pendataan BPBD kita lakukan dengan cermat supaya bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” tambahnya.

Pemkab Berikan Pendampingan Emosional dan Penguatan Mental

Tidak hanya menyalurkan bantuan, Bunda Indah juga memberikan penguatan psikologis kepada warga penyintas. Ia mengajak masyarakat untuk bersabar dan menjaga harapan selama proses pemulihan.

“Kami memahami situasi ini tidak mudah. Saya mohon warga bersabar. Insyaallah Allah SWT akan memberikan kemudahan dan rezeki bagi panjenengan semua. Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus mengawal dan mendampingi warga penyintas erupsi Semeru,” ungkapnya.

Pemulihan Sosial dan Ekonomi Terus Diperkuat

Penyaluran DTH menjadi bagian penting dari upaya pemulihan sosial dan ekonomi pascaerupsi. Pemkab Lumajang memastikan bahwa penanganan tidak berhenti pada pembangunan hunian, tetapi juga menyangkut kesejahteraan dan keberlangsungan hidup masyarakat.

Dengan komitmen tersebut, Pemkab Lumajang menegaskan bahwa pendampingan kepada warga terdampak Semeru tetap menjadi prioritas hingga seluruh proses hunian dan pemulihan sosial terselesaikan secara tuntas.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember

3 Februari 2026 - 15:39 WIB

Trending di Daerah