Bupati Lumajang: Pendidikan Sehat Butuh Kerja Sama Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 16 Mei 2025 08:46 WIB ·

Bupati Lumajang: Pendidikan Sehat Butuh Kerja Sama Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah


 Bupati Lumajang: Pendidikan Sehat Butuh Kerja Sama Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah Perbesar

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat. Ia menekankan bahwa sekolah, orang tua, dan pemerintah harus bersinergi membangun suasana belajar yang kondusif.

Pesan itu ia sampaikan saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang berlangsung di Stadion Klakah Putra, Kamis (15/5/2025). Acara ini dihadiri ratusan guru dan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.

“Sekolah tidak bisa bekerja sendiri. Orang tua juga punya peran besar. Pemerintah wajib hadir. Hanya dengan kerja sama, kita bisa menciptakan pendidikan yang aman dan berkualitas,” ucap Bunda Indah.

Hadapi Tantangan Pendidikan Modern

Bunda Indah mengingatkan bahwa dunia pendidikan kini menghadapi berbagai tantangan. Ia menyebut narkoba, pergaulan bebas, dan krisis karakter sebagai ancaman serius yang harus ditangani bersama.

Guru, menurutnya, tidak hanya bertugas mengajar. Mereka juga perlu membimbing dan menginspirasi siswa agar tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab.

“Kalau sekolah mengajar tapi orang tua tidak mendampingi, hasilnya tidak akan maksimal. Pendidikan itu soal karakter, bukan hanya pengetahuan,” tambahnya.

Pendidikan Bukan Hanya Tugas Sekolah

Dalam sambutannya, Bunda Indah juga menekankan bahwa pendidikan sejati melibatkan banyak unsur. Ia mendorong orang tua untuk aktif dalam mendampingi anak-anak mereka, baik secara akademik maupun moral.

Ia mengajak masyarakat menjaga lingkungan belajar yang bersih dari kekerasan, diskriminasi, dan penyimpangan sosial.

Momen Hardiknas Sebagai Titik Refleksi

Hardiknas 2025 di Klakah menjadi momen untuk memperkuat kolaborasi antar elemen pendidikan. Pemerintah Lumajang berkomitmen untuk terus mendorong program pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan kecerdasan emosional siswa.

“Kami ingin anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan berakhlak. Itu hanya bisa terwujud jika sekolah, orang tua, dan pemerintah berjalan seiring,” tutup Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelantikan Pejabat Baru di Jember Dibayangi Silpa Rp700 Miliar

3 Januari 2026 - 11:00 WIB

Ketahanan Pangan Terancam Jadi Korban Silpa, DPRD Minta Perencanaan APBD Lebih Matang

3 Januari 2026 - 09:22 WIB

Silpa Rp 700 Miliar Jadi Alarm Keras Kinerja OPD di Tahun Awal Pemerintahan Jember

3 Januari 2026 - 09:08 WIB

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Trending di Daerah