Peselancar Lumajang Puji Ombak Pantai Dampar Sejajar World Surfing League

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kesehatan dan Olah Raga · 25 Jan 2024 16:20 WIB ·

Peselancar Asal Lumajang Puji Ombak Pantai Dampar Sejajar Dengan World Surfing League, Namun Beri Peringatan untuk Pemula


 Foto : Dok. Lumajang Sourf Perbesar

Foto : Dok. Lumajang Sourf

Lumajang – Muhammad Khoiri, peselancar berbakat asal Desa Tempeh Lor Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas ombak di pantai selatan, terutama di Pantai Dampar. Menurutnya, ombak di Pantai Dampar mencapai standar yang setara dengan event World Surfing League (WSL).

 Ilustrasi Foto Berbasis AI : TIm Lensa Warta

Ilustrasi Foto Berbasis AI : TIm Lensa Warta

Khoiri memberikan komentarnya saat diwawancarai di kediamannya pada Kamis (25/1/2024), “Pantai selatan memiliki destinasi yang istimewa, ombaknya bagus untuk selancar. Beberapa spot bahkan sebanding dengan kelas WSL, termasuk di Pantai Dampar, tempatnya sangat bagus untuk event.”

Pantai Dampar tidak cocok untuk Peselancar Pemula

Meskipun memberikan pujian, Khoiri juga memberikan peringatan bahwa ombak di Pantai Dampar tidak cocok untuk pemula. Sebagai alternatif, ia merekomendasikan Pantai Mbah Drajit dan Pantai Meleman bagi para pemula, sementara Pantai Bambang dan Pantai Pecak dihindari karena arusnya yang sangat kuat.

Baca Juga: Berselancar di Pantai Dampar Lumajang: Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

“Pantai Dampar memiliki ombak besar dan arus yang kuat, sehingga tidak cocok untuk pemula. Sementara Pantai Mbah Drajit dan Pantai Meleman lebih cocok untuk mereka yang baru memulai,” ungkapnya.

Khoiri, yang kini aktif bersama Komunitas Lumajang Surf, sedang menjelajahi beberapa pantai lain di sepanjang pantai selatan Lumajang. Upayanya adalah untuk memastikan kualitas ombak dan keamanan bagi peselancar yang ingin menikmati ombak di daerah tersebut.

 Ilustrasi Foto Berbasis AI : TIm Lensa Warta

Ilustrasi Foto Berbasis AI : TIm Lensa Warta

Pantai Dampar Lumajang Aman untuk Berselancar

Menanggapi citra pantai selatan yang dianggap “angker” dan memiliki cerita tentang kecelakaan, Khoiri menegaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh kurangnya edukasi kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya pemahaman tentang keamanan dan aturan sebelum berenang di pantai. Ia menjelaskan bahwa Pantai Dampar sangat aman untuk berselancar.

Baca Juga: Surfing at Dampar Beach Lumajang: Java’s Hidden Treasure

“Image pantai selatan sebagai tempat yang berbahaya harus berubah, karena sebagian besar kecelakaan terjadi karena kurangnya pemahaman tentang arus bawah, bahaya di area tertentu, dan penggunaan pakaian yang tidak sesuai untuk berenang. Renang di kolam dan laut memiliki perbedaan yang signifikan,” tambahnya.

Kalau Bali sudah terlalu ramai dan G-Land terasa terlalu mahal, maka Pantai Dampar Lumajang adalah jawabannya. Ombak kuat Samudera Hindia siap menantang adrenalinmu, tapi dengan suasana tenang yang jarang kamu temui di spot surfing populer. Bayangkan berselancar tanpa harus berebut gelombang, lalu menutup hari dengan panorama pantai hitam vulkanik dan danau yang tenang di sisinya. Dampar bukan sekadar tempat surfing—ia adalah surga kecil yang menunggu untuk ditemukan. Jadi, kapan terakhir kali kamu mencoba sesuatu yang benar-benar baru?

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kelola Selokambang 10 Tahun, Pemkab Lumajang Tawarkan Rp 9,8 Miliar

5 Mei 2026 - 08:52 WIB

Indah Amperawati Persilakan Media Ungkap Kasus ASN Tanpa Batas: Silakan Tulis Apa Adanya

1 Mei 2026 - 15:48 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Trending di Nasional