Lumajang, – Erupsi Gunung Semeru pada Rabu (19/11/2025) di Kecamatan Pronojiwo, Kanupaten Lumajang, mengakibatkan kerusakan serius pada jaringan listrik di Desa Supit Urang.
Awan panas yang dimuntahkan gunung merobohkan sejumlah tiang listrik dan memutus kabel, hingga satu unit trafo yang melayani 112 pelanggan tidak berfungsi.
Diberitakan sebelumnya, aktivitas pemusnahan bangkai ternak pasca erupsi Gunung Semeru terus berjalan di sejumlah titik terdampak di Lumajang. Hingga Jumat pagi, tercatat empat sapi dan 139 domba telah dimusnahkan.
Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit sekaligus mengurangi gangguan bau yang bisa memengaruhi kesehatan warga di sekitar kawasan terdampak.
Manajer ULP PLN Tempeh, Kris Rusdiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya langsung menurunkan puluhan personel untuk memperbaiki jaringan listrik yang rusak. Namun, perbaikan belum bisa dilakukan sepenuhnya karena material vulkanik menutup akses jalan menuju lokasi tiang listrik yang roboh.
“Kami masih menunggu akses jalan bisa dibersihkan dari tumpukan material vulkanik agar perbaikan tiang listrik dapat dilakukan,” kata Kris, Jumat (21/11/2025).
PLN memastikan proses pemulihan akan dilakukan secepat mungkin begitu akses jalan terbuka.
Tinggalkan Balasan