Polisi Selidiki Penyebab Kematian Sopir Truk di Kapal Penyeberangan Lombok-Banyuwangi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 10 Sep 2025 13:46 WIB ·

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Sopir Truk di Kapal Penyeberangan Lombok-Banyuwangi


 Polisi Selidiki Penyebab Kematian Sopir Truk di Kapal Penyeberangan Lombok-Banyuwangi Perbesar

Banyuwangi, – Satpolairud Polresta Banyuwangi masih menyelidiki penyebab kematian Sakroni (49), seorang sopir truk tronton asal Desa Loram Wetan, Kudus, Jawa Tengah, yang ditemukan tak bernyawa di atas kapal KM Mutiara Berkah pada Minggu malam (7/9/25).

Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kendaraannya saat kapal hendak bersandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi.

Menurut keterangan Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol M. Wahyudi, korban ditemukan sekitar pukul 19.15 WIB oleh awak kapal ketika proses bongkar kendaraan sedang berlangsung di dek bawah kapal.

Saat itu, seorang sopir truk lain melaporkan bahwa rekannya, Sakroni, belum juga keluar dari kabin truknya dan masih terlihat tertidur.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran 84,7 Kg Sabu dan 40 Ribu Ekstasi Jaringan Kalimantan-Jawa

“Salah satu awak kapal bernama Setiawan berinisiatif mengecek ke dalam truk. Setelah dipanggil dan digoyang, korban tidak memberikan respons,” kata Wahyudi, Rabu (10/9/25).

Setiawan kemudian memanggil juru mudi kapal, Aldi, untuk membantu melakukan pengecekan. Setelah dicek lebih lanjut, keduanya tidak menemukan tanda-tanda kehidupan. Tak ada napas, denyut nadi pun tidak terdeteksi. Kejadian itu segera dilaporkan kepada mualim IV dan kapten kapal.

Baca juga: Polres Malang Tetapkan 13 Tersangka Perusakan Pos Polisi, Satu Pelaku Masih di Bawah Umur

Meski tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban, polisi tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Jenazah kemudian dievakuasi oleh tiga anggota Satpolairud setelah kapal bersandar, dengan disaksikan langsung oleh nakhoda KM Mutiara Berkah 2, Edy Anwar, serta beberapa petugas lainnya.

“Korban langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah proses identifikasi, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kudus,” ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah