Posyandu Bertransformasi: Pusat Pemeriksaan Kesehatan untuk Warga Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 21 Mar 2025 14:42 WIB ·

Posyandu Bertransformasi: Pusat Pemeriksaan Kesehatan untuk Warga Lumajang


 Posyandu Bertransformasi: Pusat Pemeriksaan Kesehatan untuk Warga Lumajang Perbesar

Lumajang, 20 Maret 2025 – Pemerintah Kabupaten Lumajang berusaha mengubah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Posyandu tidak lagi hanya untuk memantau tumbuh kembang anak. Kini, Posyandu juga menjadi pusat pemeriksaan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Tujuannya? Meningkatkan akses layanan kesehatan untuk orang-orang yang paling membutuhkan. Ini termasuk orang yang menderita penyakit kronis seperti stroke dan diabetes.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan pentingnya kesehatan dalam pembangunan. Dia mengatakan alokasi anggaran untuk kesehatan akan ditingkatkan. Dengan dana lebih, layanan medis di desa dan kelurahan akan diperkuat.

“Kami ingin layanan kesehatan menjadi lebih baik. Harapan kami, terutama untuk mereka yang berisiko penyakit serius. Dengan anggaran ini, Posyandu bukan hanya tempat penimbangan bayi. Tapi, menjadi pusat kesehatan yang lebih lengkap,” ucap Bunda Indah pada 20 Maret 2025.

Meningkatkan Fasilitas dan Tenaga Kesehatan

Dengan anggaran yang lebih besar, Pemkab Lumajang akan memperbaiki fasilitas Posyandu. Ini termasuk membeli alat pemeriksaan kesehatan. Selain itu, tenaga medis dan kader Posyandu akan dilatih untuk mendeteksi dan menangani penyakit kronis lebih awal.

Tujuan ini bukan hanya untuk mendeteksi penyakit lebih awal. Ini juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Dengan cara ini, jumlah kasus penyakit kronis bisa dikurangi.

Kerja Sama Antarsektor untuk Pencegahan Penyakit

Pemkab Lumajang juga mendorong kerja sama dengan banyak sektor lain. Kader Posyandu akan aktif memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Puskesmas dan organisasi kesehatan juga akan berkontribusi dalam program pencegahan penyakit berbasis komunitas.

Transformasi ini diharapkan membuat Posyandu di Lumajang menjadi ujung tombak dalam pelayanan kesehatan. Layanan yang lebih luas dan merata bagi semua warga.

“Kesehatan adalah investasi jangka panjang. Dengan Posyandu yang lebih aktif dan fasilitas yang memadai, kami harap Lumajang bisa jadi tempat yang lebih sehat dan berkualitas untuk semua warganya,” tutup Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jam Kerja ASN Kota Malang Turun Jadi 32,5 Jam per Pekan Selama Ramadan

20 Februari 2026 - 14:38 WIB

BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

20 Februari 2026 - 14:28 WIB

Bank Indonesia Jember Siapkan Rp1,9 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

20 Februari 2026 - 13:51 WIB

Temuan Pasutri Terdaftar di RDKK, Komisi B DPRD Jember Minta Kejelasan Data

20 Februari 2026 - 13:43 WIB

Jangan Lewatkan! Kuota Terbatas, Pendaftaran Mudik Gratis Lumajang 2026 Sudah Dibuka

20 Februari 2026 - 12:10 WIB

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Trending di Daerah