Putusnya Jembatan Senduro-Gucialit Ganggu Ribuan Pelajar - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 19 Sep 2025 16:15 WIB ·

Putusnya Jembatan Senduro-Gucialit Ganggu Ribuan Pelajar


 Putusnya Jembatan Senduro-Gucialit Ganggu Ribuan Pelajar Perbesar

Lumajang, – Putusnya jembatan penghubung antara Kecamatan Senduro dan Gucialit di Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, berdampak serius pada aktivitas pendidikan warga.

Para pelajar dari Desa Cempoko, Wono Cempoko Ayu, Bedayu Talang, dan Bedayu kini harus menempuh jalur alternatif sejauh 15 kilometer untuk sampai ke sekolah.

Jembatan yang melintasi Sungai Kali Tutur itu ambrol pada Jumat (19/9/25) siang sekitar pukul 11.30 WIB, setelah dua hari diguyur hujan lebat yang membuat pondasi bagian barat jembatan ambruk.

Warga sebelumnya sudah menutup akses jembatan sejak Kamis sore (18/9/25) karena kondisi retak dan miring, namun akhirnya jembatan benar-benar putus keesokan harinya.

Baca juga: Polres Lumajang Beri Penghargaan kepada Personel dan Warga Berprestasi dalam Pengungkapan Kasus Kriminal

“Kasihan anak-anak sekolah, harus muter jauh sekali sekarang. Jaraknya bisa 15 kilometer lebih kalau lewat jalur alternatif,” kata Wira Dharma, warga Desa Bedayu Talang, Jumat (19/9/25).

Menurut Wira, bukan hanya pelajar yang terdampak. Akses warga menuju pasar, fasilitas kesehatan seperti Puskesmas Senduro, dan tempat kerja juga ikut terganggu. Terlebih, jembatan yang putus ini merupakan satu-satunya jalur cepat yang menghubungkan wilayah utara Kecamatan Senduro ke pusat kecamatan.

Baca juga: Belum Tuntas Urus Proyek Whoosh, Danantara Kini Dilibatkan dalam Rencana Kereta Cepat ke Surabaya

“Jalur ini vital sekali. Kalau ada warga yang sakit dan harus dibawa cepat ke puskesmas, ini sangat menyulitkan,” imbuhnya.

Lebih mengkhawatirkan lagi, satu jembatan lain di kawasan tersebut juga dilaporkan dalam kondisi rusak parah dan terancam ambrol. Warga menyebut kondisi ini sebagai krisis akses yang bisa berdampak lebih luas jika tidak segera ditangani.

“Harapan kami, pemerintah segera bangun jembatan darurat atau setidaknya jalur alternatif resmi yang layak dilewati,” kata Wira.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Krisis LPG 3 Kg di Jember Usai Lebaran, Warga Kesulitan Memasak

6 April 2026 - 08:59 WIB

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K

31 Maret 2026 - 17:37 WIB

Trending di Daerah