Ramadan 1447 H, Pemkab Lumajang Sesuaikan Jam Kerja ASN - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 13 Feb 2026 11:11 WIB ·

Ramadan 1447 H, Pemkab Lumajang Sesuaikan Jam Kerja ASN


 Ramadan 1447 H, Pemkab Lumajang Sesuaikan Jam Kerja ASN Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi menyesuaikan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Bulan Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan ini dirancang agar ASN tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa mengganggu kualitas pelayanan publik.

Penyesuaian jam kerja tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Nomor 800.1.6.2/4/427.72/2026 tanggal 10 Februari 2026 dan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja Instansi Pemerintah serta Pegawai ASN.

Dengan dasar hukum ini, total jam kerja selama Ramadan ditetapkan sebanyak 32 jam 30 menit per minggu, tidak termasuk waktu istirahat.

Sekretaris Daerah Lumajang, Agus Triyono, menegaskan bahwa pengaturan jam kerja ini disesuaikan dengan sistem kerja masing-masing perangkat daerah.

“Penyesuaian ini bertujuan agar ASN bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk, sekaligus menjaga profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata dia, Jumat (13/2/2026).

Bagi perangkat daerah dengan lima hari kerja, jam kerja ditetapkan Senin–Kamis pukul 08.00–15.00 WIB dan Jumat pukul 07.00–11.00 WIB. Sementara itu, perangkat daerah yang menerapkan enam hari kerja menyesuaikan jam kerja hingga Sabtu, dengan durasi yang telah diatur agar ritme kerja tetap efektif.

Khusus Koordinator Wilayah Pendidikan dan lembaga pendidikan, penyesuaian jam kerja mempertimbangkan proses belajar-mengajar agar tetap lancar sekaligus menjaga efektivitas tenaga pendidik dan kependidikan.

Presensi ASN selama Ramadan tetap dilakukan secara daring melalui aplikasi SiPERLU, sebagai instrumen penting dalam menjaga disiplin dan akuntabilitas kinerja.

“Meskipun ada penyesuaian jam kerja, disiplin tetap menjadi perhatian utama. Presensi melalui aplikasi SiPERLU tetap diberlakukan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” tururnya.

Selain itu, kegiatan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) tetap menjadi bagian dari jam kerja, namun pelaksanaannya dilakukan secara mandiri di masing-masing perangkat daerah. Hal ini dimaksudkan agar ASN dapat menjaga kebugaran tubuh dengan pola aktivitas yang lebih fleksibel dan efisien.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Bandang di Jember, 1 Tewas dan Ratusan Warga Dievakuasi

13 Februari 2026 - 11:54 WIB

Banjir Bandang di Jember Rusak Jembatan dan Pondok Pesantren

13 Februari 2026 - 11:46 WIB

Banjir Rendam 17 Desa di Jember, 3.944 KK Terdampak

13 Februari 2026 - 11:39 WIB

Dapur Baru, PR Lama, Limbah SPPG Alun-Alun Lumajang Dikeluhkan

13 Februari 2026 - 09:51 WIB

Insentif Rp50 Juta per RT Dikawal Ketat, Pemkot Malang Antisipasi Temuan BPK

10 Februari 2026 - 14:34 WIB

Anggaran Infrastruktur Dipangkas 50 Persen, Perbaikan Jalan Lumajang Dilakukan Bertahap

10 Februari 2026 - 09:59 WIB

Trending di Daerah