Risiko Tinggi, Pemkab Lumajang Kembali Tawarkan Relokasi bagi Warga Sumberlangsep - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 8 Des 2025 12:13 WIB ·

Risiko Tinggi, Pemkab Lumajang Kembali Tawarkan Relokasi bagi Warga Sumberlangsep


 Risiko Tinggi, Pemkab Lumajang Kembali Tawarkan Relokasi bagi Warga Sumberlangsep Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menawarkan relokasi bagi warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, yang terdampak banjir lahar Gunung Semeru.

Sebanyak 137 kepala keluarga (KK) di dusun tersebut terisolir akibat material pasir setinggi 4-5 meter yang menutupi pemukiman, termasuk 15 rumah dan satu masjid.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan pihaknya akan memberikan pilihan untuk pindah ke lokasi yang lebih aman. “Saya akan tawarkan relokasi. Bagi yang tidak mau, kami minta tanda tangan berita acara pernyataan bahwa mereka menolak,” kata Indah, Senin (8/12/2025).

Relokasi sebelumnya juga pernah ditawarkan pasca erupsi Gunung Semeru pada 4 Desember 2021. Pemkab Lumajang membangun hunian tetap Bumi Semeru Damai (BSD) di Desa Sumbermujur untuk menampung warga dari zona rawan bencana (KRB III). Namun, sebagian warga Sumberlangsep menolak pindah ke hunian tetap tersebut.

“Sebenarnya sejak awal warga sudah kami imbau untuk tidak lagi tinggal di Sumberlangsep. Dulu kami pernah tawarkan huntap, tapi mereka menolak,” jelasnya.

Ia menegaskan, pemerintah berkewajiban menyediakan tempat aman bagi masyarakat. “Kalau mereka tidak mau, risiko ditanggung sendiri. Kami sudah berupaya untuk membawa mereka ke relokasi,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional