Rumah Kayu di Lumajang Terbakar di Tengah Musim Kemarau, Api Cepat Membesar - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 3 Sep 2025 17:56 WIB ·

Rumah Kayu di Lumajang Terbakar di Tengah Musim Kemarau, Api Cepat Membesar


 Rumah Kayu di Lumajang Terbakar di Tengah Musim Kemarau, Api Cepat Membesar Perbesar

Lumajang, – Sebuah rumah milik warga Dusun Pusung Duwur, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, hangus terbakar pada Rabu (3/9/25) siang.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ini dengan cepat membesar akibat kondisi cuaca panas dan bahan bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu.

Kebakaran diduga dipicu oleh api tungku yang masih menyala setelah digunakan memasak. Rumah dalam kondisi kosong saat kejadian karena pemiliknya, Soma, tengah bekerja di kebun.

Baca juga: CCTV Desa Diaktifkan, Pemkab Lumajang Perkuat Fungsi Deteksi Dini Keamanan

“Pagi harinya habis masak pakai tungku, apinya masih hidup. Lalu rumah ditinggal pergi ke kebun,” kata Ismaida, warga setempat, Rabu (3/9/25).

Musim kemarau yang tengah melanda kawasan Lumajang turut memperparah situasi. Ditambah dengan konstruksi rumah yang sebagian besar berbahan kayu, api pun dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah.

Baca juga: Tragedi Cinta Lama di Lumajang: Dendam Empat Bulan Berakhir dengan Kematian

“Sekarang musim panas, dan rumah-rumah di sini masih banyak yang dari kayu. Jadi begitu api muncul, cepat sekali membesar,” jelasnya.

Saat kejadian, sebagian besar warga juga sedang berada di ladang dan kebun. Akibatnya, kebakaran tidak langsung diketahui dan penanganan pun terlambat. Beruntng dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa.

“Waktu kami tahu, apinya sudah besar. Dusunnya sepi, jadi tidak ada yang melihat sejak awal. Penanganannya juga hanya dari warga saja,” tambah Ismaida.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Lumajang segera turun tangan untuk membantu meringankan beban korban.

“Saya sebagai pemuda mewakili warga berharap ada bantuan dari pemerintah daerah. Korban kehilangan semua harta bendanya,” pungkas Ismaida.

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Hadiah Umroh Antar Desa Purwosono Raih Predikat Lunas PBB Sembilan Tahun Berturut-turut

29 Juni 2026 - 16:05 WIB

Tak Berhenti di Panggung, Pemkab Lumajang Tutup Segoro Topeng dengan Aksi Bersih Pantai

28 Juni 2026 - 22:21 WIB

Kelangkaan Solar Subsidi di Lumajang Berdampak pada Aktivitas Angkutan Pasir

26 Juni 2026 - 11:47 WIB

Ojol dan PKL Jadi Prioritas, Pemkab Lumajang Biayai BPJS Ketenagakerjaan bagi 9.000 Buruh Rentan

26 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bupati Lumajang Tegur Kepala OPD yang Keluhkan Anggaran: Tak Siap, Bisa Diganti

25 Juni 2026 - 12:03 WIB

Trending di Daerah