Sekolah Adiwiyata Lumajang Dorong Pembelajaran Hijau - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 2 Mei 2025 10:54 WIB ·

Sekolah Adiwiyata Lumajang Dorong Pembelajaran Hijau


 Sekolah Adiwiyata Lumajang Dorong Pembelajaran Hijau Perbesar

Lensa Warta – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong pembentukan budaya peduli lingkungan di dunia pendidikan melalui Program Sekolah Adiwiyata. Komitmen ini terlihat dalam kegiatan sosialisasi perpanjangan status Sekolah Adiwiyata yang digelar oleh Tim Pembina Adiwiyata. Tim ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Lumajang.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara daring dari Ruang Air DLH Lumajang, Rabu (30/4/2025). Perwakilan sekolah Adiwiyata dari berbagai wilayah di Lumajang mengikuti kegiatan ini. Kepala DLH, Hertutik, membuka acara secara resmi.

Dalam sambutannya, Hertutik menyampaikan bahwa status Adiwiyata bukan sekadar gelar. Ia menekankan bahwa keberlanjutan program ini harus mencerminkan semangat nyata membentuk generasi peduli lingkungan.

“Kami ingin sekolah tidak hanya bersih dan hijau, tapi juga menghidupkan kesadaran lingkungan lewat tindakan. Status Adiwiyata menjadi bagian dari evaluasi konsistensi dan inovasi,” ujar Hertutik.

Baca Juga : Menumbuhkan Toleransi di Sekolah, Membangun Fondasi Keharmonisan Sejak Dini

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman teknis mengenai prosedur perpanjangan status Adiwiyata. Proses tersebut mencakup level kabupaten, provinsi, nasional, hingga tingkat Mandiri.

Program Adiwiyata telah membuktikan dampak nyatanya. Sekolah yang tergabung dalam program ini secara aktif menerapkan kurikulum berbasis lingkungan, membiasakan kegiatan ramah alam, dan mengelola fasilitas secara berkelanjutan.

Oleh karena itu, Pemkab Lumajang ingin menjadikan sekolah Adiwiyata sebagai contoh nyata integrasi nilai-nilai ekologis ke dalam sistem pembelajaran. Tujuan akhirnya adalah membentuk karakter pelajar yang tidak hanya cerdas, tetapi juga cinta lingkungan.

Lebih jauh lagi, perpanjangan status bukan sekadar mempertahankan posisi. Pemerintah mendorong sekolah untuk terus berkembang dan menginspirasi sekolah lain agar mengikuti jejak serupa. Dengan memperluas pengaruh, program ini bisa membentuk ekosistem pendidikan yang lebih peduli terhadap isu lingkungan.

Sinergi antara DLH, Dispendikbud, dan sekolah menjadi kunci keberhasilan program ini. Kolaborasi lintas sektor tersebut membuka jalan bagi terwujudnya generasi yang tak hanya berprestasi, tetapi juga berwawasan ekologis dan bertanggung jawab terhadap masa depan bumi.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Cabut Tiga Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Usaha Sound System Tak Lagi Bisa Ajukan Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Wabup Lumajang Harap Kapolres Baru Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Bupati Lumajang Atur Jam Operasional PKL di Kawasan Alun-alun

5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Pemkab Lumajang Kenakan Retribusi Tak Hanya di Pasar, Pertokoan Toga Juga Masuk

4 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kebakaran Hutan Picu Penutupan Jalur Wisata Bromo via Senduro

4 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Trending di Daerah