Sekolah Adiwiyata Lumajang Dorong Pembelajaran Hijau - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 2 Mei 2025 10:54 WIB ·

Sekolah Adiwiyata Lumajang Dorong Pembelajaran Hijau


 Sekolah Adiwiyata Lumajang Dorong Pembelajaran Hijau Perbesar

Lensa Warta – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong pembentukan budaya peduli lingkungan di dunia pendidikan melalui Program Sekolah Adiwiyata. Komitmen ini terlihat dalam kegiatan sosialisasi perpanjangan status Sekolah Adiwiyata yang digelar oleh Tim Pembina Adiwiyata. Tim ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Lumajang.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara daring dari Ruang Air DLH Lumajang, Rabu (30/4/2025). Perwakilan sekolah Adiwiyata dari berbagai wilayah di Lumajang mengikuti kegiatan ini. Kepala DLH, Hertutik, membuka acara secara resmi.

Dalam sambutannya, Hertutik menyampaikan bahwa status Adiwiyata bukan sekadar gelar. Ia menekankan bahwa keberlanjutan program ini harus mencerminkan semangat nyata membentuk generasi peduli lingkungan.

“Kami ingin sekolah tidak hanya bersih dan hijau, tapi juga menghidupkan kesadaran lingkungan lewat tindakan. Status Adiwiyata menjadi bagian dari evaluasi konsistensi dan inovasi,” ujar Hertutik.

Baca Juga : Menumbuhkan Toleransi di Sekolah, Membangun Fondasi Keharmonisan Sejak Dini

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman teknis mengenai prosedur perpanjangan status Adiwiyata. Proses tersebut mencakup level kabupaten, provinsi, nasional, hingga tingkat Mandiri.

Program Adiwiyata telah membuktikan dampak nyatanya. Sekolah yang tergabung dalam program ini secara aktif menerapkan kurikulum berbasis lingkungan, membiasakan kegiatan ramah alam, dan mengelola fasilitas secara berkelanjutan.

Oleh karena itu, Pemkab Lumajang ingin menjadikan sekolah Adiwiyata sebagai contoh nyata integrasi nilai-nilai ekologis ke dalam sistem pembelajaran. Tujuan akhirnya adalah membentuk karakter pelajar yang tidak hanya cerdas, tetapi juga cinta lingkungan.

Lebih jauh lagi, perpanjangan status bukan sekadar mempertahankan posisi. Pemerintah mendorong sekolah untuk terus berkembang dan menginspirasi sekolah lain agar mengikuti jejak serupa. Dengan memperluas pengaruh, program ini bisa membentuk ekosistem pendidikan yang lebih peduli terhadap isu lingkungan.

Sinergi antara DLH, Dispendikbud, dan sekolah menjadi kunci keberhasilan program ini. Kolaborasi lintas sektor tersebut membuka jalan bagi terwujudnya generasi yang tak hanya berprestasi, tetapi juga berwawasan ekologis dan bertanggung jawab terhadap masa depan bumi.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah