Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 2 Jan 2026 16:14 WIB ·

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan


 Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan Perbesar

Lumajang, – Desa Senduro, Kecamatan Senduro, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Penghargaan Desa Berseri Kategori Mandiri Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025.

Capaian ini menegaskan peran desa sebagai ujung tombak perubahan lingkungan, sekaligus membuktikan bahwa pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan dapat tumbuh kuat dari tingkat tapak.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Peresmian Masjid Nurul Hayat dan Gedung Utama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Senin (29/12/2025).

Desa Senduro dinilai berhasil menunjukkan kemandirian dalam pengelolaan lingkungan, didukung oleh kelembagaan desa yang kuat serta inovasi lokal yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Mulai dari pengelolaan sampah berbasis masyarakat, penataan lingkungan permukiman, hingga penguatan peran kelompok dan lembaga desa dalam menjaga kelestarian alam, seluruhnya dijalankan secara konsisten dan partisipatif.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan bahwa prestasi Desa Senduro menjadi bukti nyata keberhasilan pembangunan berwawasan lingkungan yang dimulai dari desa.

“Desa adalah garda terdepan perubahan. Keberhasilan Desa Senduro menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan yang dibangun melalui kelembagaan desa dan partisipasi masyarakat mampu menciptakan perubahan yang berkelanjutan,” katanya, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, capaian tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah melalui Asta Cita Nararya, khususnya visi Lumajang Lestari, yang menempatkan keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, menilai Desa Senduro layak menjadi contoh bagi desa lain.

Kategori Mandiri menunjukkan desa tidak hanya mampu menjalankan program, tetapi mengembangkan inovasi secara berkelanjutan tanpa ketergantungan penuh pada intervensi eksternal.

“Desa Senduro telah menunjukkan pengelolaan lingkungan yang matang, baik dari sisi kelembagaan, inovasi, maupun dampaknya terhadap kualitas hidup masyarakat. Ini adalah model yang dapat direplikasi,” ucap dia.

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jam Kerja ASN Kota Malang Turun Jadi 32,5 Jam per Pekan Selama Ramadan

20 Februari 2026 - 14:38 WIB

BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

20 Februari 2026 - 14:28 WIB

Bank Indonesia Jember Siapkan Rp1,9 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

20 Februari 2026 - 13:51 WIB

Temuan Pasutri Terdaftar di RDKK, Komisi B DPRD Jember Minta Kejelasan Data

20 Februari 2026 - 13:43 WIB

Jangan Lewatkan! Kuota Terbatas, Pendaftaran Mudik Gratis Lumajang 2026 Sudah Dibuka

20 Februari 2026 - 12:10 WIB

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Trending di Daerah