Setelah Jembatan Kali Tutur Putus, Warga Khawatir Jembatan Lain Menyusul - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 19 Sep 2025 16:33 WIB ·

Setelah Jembatan Kali Tutur Putus, Warga Khawatir Jembatan Lain Menyusul


 Setelah Jembatan Kali Tutur Putus, Warga Khawatir Jembatan Lain Menyusul Perbesar

Lumajang, – Putusnya jembatan penghubung antara Kecamatan Senduro dan Gucialit di Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Jumat (19/9/25), memicu kekhawatiran warga terhadap kondisi jembatan-jembatan lain di Lumajang yang sudah tua dan berpotensi mengalami kerusakan serupa.

Jembatan Kali Tutur yang ambrol ke sungai setelah diguyur hujan deras selama dua hari ini memang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan sejak Kamis (18/9/25).

Pondasi jembatan ambrol terlebih dahulu, namun jembatan tetap dibuka untuk pengendara roda dua sebelum akhirnya putus total pada Jumat siang.

Baca juga: Mas Yudha Dorong Generasi Muda Lumajang Jadi Agen Perubahan Kesehatan Melalui SBH

Ahmad, Ketua RW 5 Dusun Telutur, Desa Kandangan, mengatakan warga kini semakin cemas dengan kondisi infrastruktur lain yang usianya sudah sangat tua dan juga terpapar cuaca ekstrem.

“Jembatan ini sudah lama, dan kalau jembatan lain yang kondisinya sama tidak segera diperbaiki, bisa-bisa kejadian ini terulang. Kami takut ada korban nanti,” kata Ahmad.

Baca juha: AHY: Presiden Instruksikan Pengawalan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Kekhawatiran serupa juga disampaikan oleh warga di beberapa desa lain yang mengandalkan jembatan-jembatan tua sebagai akses utama untuk aktivitas sehari-hari, termasuk sekolah, berjualan, dan berobat ke puskesmas.

Selain itu, adanya jalur alternatif yang harus ditempuh belasan kilometer menambah beban masyarakat yang terdampak.

Camat Senduro, Pujianto, mengakui kondisi beberapa jembatan di wilayahnya memang sudah tua dan rawan mengalami kerusakan, terutama saat musim hujan dengan curah hujan yang tinggi.

“Kami berharap pemerintah daerah segera melakukan audit menyeluruh terhadap kondisi infrastruktur jembatan di Lumajang. Ini penting agar langkah antisipasi bisa segera dilakukan,” kata Pujianto.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah