Perbaikan Jalan Lumajang untuk Akses Masyarakat - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 11 Sep 2025 14:18 WIB ·

Sinergi Pemkab Lumajang–PG Jatiroto: Jalan Diperbaiki, Warga Lebih Mudah Beraktivitas


 Sinergi Pemkab Lumajang–PG Jatiroto: Jalan Diperbaiki, Warga Lebih Mudah Beraktivitas Perbesar

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN Demi Infrastruktur yang Layak

Pemkab Lumajang bersama manajemen Pabrik Gula (PG) Jatiroto sepakat memperbaiki jalan yang selama ini digunakan masyarakat, meski berada di atas lahan milik perusahaan. Kesepakatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah dan BUMN bisa menghasilkan solusi nyata bagi kepentingan publik.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berpihak kepada masyarakat. “Dengan koordinasi yang baik, jalan ini bisa segera diperbaiki. Prinsipnya, warga kita berhak mendapatkan akses yang layak,” ujar Bunda Indah saat meninjau PG Jatiroto, Rabu (10/9/2025).

Berdasarkan kesepakatan, Pemkab Lumajang akan melaksanakan pembangunan jalan dengan izin tertulis dari pengelola aset. Setelah rampung, infrastruktur tersebut dikembalikan kepada PG Jatiroto sebagai pemilik lahan. Pola ini memastikan pembangunan tetap sesuai aturan tanpa mengurangi manfaat bagi masyarakat.

Perbaikan jalan membawa dampak luas, mulai dari peningkatan akses transportasi, kelancaran aktivitas ekonomi, hingga mempermudah warga menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan.

“Kerja sama seperti ini adalah bukti nyata sinergi daerah dan BUMN dalam mendukung layanan publik yang lebih baik,” tambah Bunda Indah.

Pemkab Lumajang berharap model kolaborasi ini bisa menjadi contoh penyelesaian hambatan administratif dengan komunikasi yang konstruktif. Infrastruktur pun tetap terbangun, masyarakat merasakan manfaat, dan kepemilikan aset tetap terjaga.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Jember Tenggelam Setiap Tahun, Apakah Pola Penanganan Banjir Hanya Rutinitas Seremonial?

19 Februari 2026 - 07:02 WIB

PDIP Jember Dorong Solusi Jangka Panjang Banjir, Bukan Sekadar Bantuan Pasca Bencana

18 Februari 2026 - 09:21 WIB

Pemkot Malang Siapkan Aturan Pasar Takjil Ramadhan 2026, Jam Operasional Akan Dibatasi

18 Februari 2026 - 09:08 WIB

Banjir Surabaya di Osowilangun Dipicu Tumpukan Sampah, Petugas Siaga 24 Jam

17 Februari 2026 - 11:47 WIB

Cuaca Terburuk 20 Tahun, Jember Siaga Menghadapi Potensi Banjir Bandang

17 Februari 2026 - 11:36 WIB

Trending di Daerah