Siswa SMA Lumajang Jadi Agen Anti-Korupsi, Bupati: Ingatkan Orang Tua Saat Kerja - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 22 Des 2025 18:28 WIB ·

Siswa SMA Lumajang Jadi Agen Anti-Korupsi, Bupati: Ingatkan Orang Tua Saat Kerja


 Siswa SMA Lumajang Jadi Agen Anti-Korupsi, Bupati: Ingatkan Orang Tua Saat Kerja Perbesar

Lumajang, – Ratusan siswa SMA di Lumajang menjadi fokus perhatian dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar di Gor Wirabhakti, Senin (22/122025).

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memberikan apresiasi khusus kepada para pelajar yang hadir. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting sebagai agen pengingat dalam keluarga dan lingkungan sekitar.

“Ketika mereka hadir di acara ini, tentu sangat membantu. Anak-anak bisa mengingatkan orang tua mereka sebelum berangkat kerja, agar tetap jujur dan tidak melakukan korupsi,” katanya.

Dalam sambutannya, Indah menyampaikan kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan informasi, tetapi juga membentuk kesadaran moral. “Anak-anak yang hadir diharapkan mampu menularkan semangat anti-korupsi kepada keluarga dan teman-temannya,” tuturnya.

Ia pun berencana untuk mengundang lebih banyak pelajar pada peringatan Hakordia berikutnya agar dampak edukatifnya semakin luas.

Sejarah Hari Antikorupsi Sedunia dimulai ketika Majelis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 9 Desember 2003 sebagai hari resmi peringatan.

Keputusan tersebut diambil 40 hari setelah PBB menyetujui Perjanjian Antikorupsi di Merida, Meksiko. Sejak itu, peringatan ini dijadikan momentum global untuk menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan integritas.

Bupati Indah menegaskan, melawan korupsi adalah tanggung jawab semua pihak, termasuk generasi muda. “Dengan anak-anak sebagai agen anti-korupsi, kita berharap budaya jujur dan bertanggung jawab bisa tumbuh sejak dini. Ini langkah sederhana, tapi berdampak besar bagi masa depan bangsa,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jam Kerja ASN Kota Malang Turun Jadi 32,5 Jam per Pekan Selama Ramadan

20 Februari 2026 - 14:38 WIB

BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

20 Februari 2026 - 14:28 WIB

Bank Indonesia Jember Siapkan Rp1,9 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

20 Februari 2026 - 13:51 WIB

Temuan Pasutri Terdaftar di RDKK, Komisi B DPRD Jember Minta Kejelasan Data

20 Februari 2026 - 13:43 WIB

Jangan Lewatkan! Kuota Terbatas, Pendaftaran Mudik Gratis Lumajang 2026 Sudah Dibuka

20 Februari 2026 - 12:10 WIB

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Trending di Daerah