Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 19 Jun 2026 09:55 WIB ·

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta


 Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta Perbesar

Lumajang, – Kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home / WFH) setiap Jumat yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai menunjukkan dampak terhadap pengeluaran daerah.

Dalam dua bulan pelaksanaannya, pemerintah daerah mencatat efisiensi anggaran sebesar Rp 464,07 juta dari sejumlah pos belanja operasional.

Penghematan tersebut berasal dari penurunan biaya listrik dan air, bahan bakar minyak (BBM), perjalanan dinas, hingga biaya lembur aparatur sipil negara (ASN).

Data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lumajang menunjukkan seluruh pos tersebut mengalami penurunan belanja sepanjang April hingga Mei 2026.

Kepala BPKAD Lumajang Sunyoto mengatakan kebijakan WFH yang diberlakukan bagi ASN non-pelayanan sejak awal April merupakan bagian dari upaya efisiensi energi dan pengendalian belanja daerah.

“Secara total terdapat penghematan belanja dari bulan April ke Mei 2026 sebesar Rp 464,07 juta,” kata Sunyoto, Jumat (19/6/2026).

Menurut dia, penurunan paling signifikan terjadi pada biaya lembur ASN. Pada April 2026, belanja lembur tercatat sebesar Rp 534,16 juta.

Angka tersebut turun menjadi Rp 381,78 juta pada Mei atau berkurang Rp 152,3 juta.

Penurunan itu setara sekitar 28,53 persen.
Sementara itu, belanja listrik dan air turun dari Rp 636,5 juta pada April menjadi Rp 509,31 juta pada Mei.

Dengan demikian, pemerintah daerah menghemat Rp 127,18 juta atau sekitar 19,91 persen dari pos tersebut.

Pengeluaran BBM kendaraan dinas juga menurun dari Rp 491,31 juta menjadi Rp 402,08 juta. Selisih keduanya mencapai Rp 89,23 juta atau sekitar 18,16 persen.

Adapun belanja perjalanan dinas turun dari Rp 673,49 juta pada April menjadi Rp 578,21 juta pada Mei. Pengurangan anggaran pada pos tersebut mencapai Rp 95,28 juta atau sekitar 14,15 persen.

Sunyoto mengatakan capaian efisiensi itu berpotensi bertambah pada bulan berikutnya. Pemerintah daerah saat ini juga mulai menerapkan pembatasan penggunaan kendaraan dinas roda empat sebagai bagian dari langkah penghematan operasional.

“Untuk Juni belum bisa kami sajikan karena masih berjalan, tapi prediksi kami akan mengalami peningkatan juga,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Santai HUT RI di Lumajang, Agus Setiawan: Bisa Dapat Hadiah dan Makan Gratis

22 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Rp4,2 Miliar Dianggarkan, Iuran BPJS Ketenagakerjaan di 26 Desa Lumajang Menunggak

21 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Semarak HUT RI di Tunjung Lumajang, Warga Jalan Sehat dan UMKM Ikut Kecipratan

20 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Agus Setiawan dan Ratih Damayanti Ajak Warga Jalan Santai, Doorprize Sepeda Listrik Menanti

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval di Lumajang, Peserta Tetap Lanjut

20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Perbaikan 27 Ambulans Desa Lumajang Habiskan Rp884,9 Juta, 9 Unit Masih Diperbaiki

19 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Trending di Daerah