Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat pembangunan infrastruktur jalan untuk mendukung pemerataan pembangunan antarwilayah. Pemkab menilai pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, tetapi langkah penting untuk membuka akses ekonomi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat kegiatan Setor Madu di Kecamatan Tempeh, Selasa (19/5/2026).
Saat ini, pemerintah daerah menyiapkan penanganan tiga ruas jalan strategis. Ketiga jalur tersebut meliputi Tempeh–Besuk, Besuk–Tumpeng, dan Tumpeng–Pasrujambe.
Perkuat Akses Ekonomi Masyarakat
Bunda Indah menjelaskan bahwa ketiga ruas jalan tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat wilayah selatan Lumajang. Jalur tersebut menghubungkan kawasan pertanian, permukiman warga, dan aktivitas perdagangan masyarakat.
Menurutnya, kondisi jalan yang belum optimal memengaruhi mobilitas warga dan distribusi hasil ekonomi masyarakat.
“Pembangunan jalan ini penting karena akses menentukan pergerakan ekonomi masyarakat. Kalau jalannya baik, aktivitas distribusi, perdagangan, dan pelayanan masyarakat juga lebih lancar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemerataan pembangunan tidak hanya berfokus pada pusat kota. Pemerintah daerah juga ingin memastikan wilayah pinggiran memiliki akses infrastruktur yang sama.
Kurangi Kesenjangan Antarwilayah
Bupati menilai pembangunan jalan menjadi bagian penting untuk mengurangi kesenjangan antarwilayah. Dengan konektivitas yang lebih baik, desa-desa yang sebelumnya sulit dijangkau akan lebih mudah terhubung dengan pusat aktivitas ekonomi.
Menurutnya, akses jalan yang baik juga mempermudah masyarakat menjangkau sekolah, layanan kesehatan, hingga pasar.
Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan dapat membantu petani menekan biaya distribusi hasil pertanian.
“Kalau akses terbuka, hasil pertanian lebih mudah keluar, biaya angkut lebih efisien, dan masyarakat juga lebih mudah mengakses berbagai layanan. Itu sebabnya pembangunan jalan menjadi prioritas,” katanya.
Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Karena kebutuhan anggaran pembangunan cukup besar, Pemkab Lumajang akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat melalui dukungan Kementerian Pekerjaan Umum.
Bunda Indah mengatakan kolaborasi lintas pemerintah diperlukan agar percepatan pembangunan dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Langkah tersebut melanjutkan pola pembangunan sebelumnya pada ruas Tempeh–Kunir. Ruas jalan itu kini menjadi salah satu contoh peningkatan akses yang langsung dirasakan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai konektivitas jalan menjadi salah satu kunci pemerataan pembangunan daerah. Ketika wilayah saling terhubung, aktivitas ekonomi masyarakat akan bergerak lebih cepat dan pelayanan publik menjadi lebih mudah dijangkau.
Melalui pembangunan tiga ruas strategis tersebut, Pemkab Lumajang berharap seluruh wilayah memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang.
Tinggalkan Balasan