Tiga Rumah Sakit di Jember Diduga Manipulasi Klaim JKN, BPJS Kesehatan Beri Sanksi Tertulis - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 7 Nov 2025 10:00 WIB ·

Tiga Rumah Sakit di Jember Diduga Manipulasi Klaim JKN, BPJS Kesehatan Beri Sanksi Tertulis


 Tiga Rumah Sakit di Jember Diduga Manipulasi Klaim JKN, BPJS Kesehatan Beri Sanksi Tertulis Perbesar

Jember, – Tiga rumah sakit di Kabupaten Jember, Jawa Timur, diduga melakukan kecurangan dalam pengajuan klaim program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Dugaan kecurangan tersebut berupa praktik mark up atau manipulasi data klaim pelayanan kesehatan untuk memperoleh pembayaran lebih tinggi dari seharusnya.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jember, Yessy Novita, dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi D DPRD Jember, Dinas Kesehatan, dan 14 rumah sakit yang beroperasi di wilayah setempat, Jumat (7/11/2025).

Baca juga: Audit BPJS Kesehatan Bongkar Kejanggalan Klaim Medis di Tiga RS Jember

“Kami sudah melakukan tugas sesuai dengan kewenangan hingga memberikan sanksi seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No.16 Tahun 2019,” kata Yessy di ruang rapat lantai 3 DPRD Jember.

Menurut Yessy, BPJS Kesehatan telah memberikan sanksi tertulis kepada tiga rumah sakit yang terbukti melakukan fraud tersebut, sesuai dengan Peraturan Direksi BPJS Kesehatan.

Selain sanksi administratif, ketiga rumah sakit juga diwajibkan untuk mengembalikan dana kerugian negara yang timbul akibat kecurangan klaim tersebut.

Baca juga:Wakil Ketua DPRD Jember Ditahan, Skandal Korupsi Sosperda Guncang Dunia Politik Tapal Kuda

“Ketiga rumah sakit tersebut sudah menyanggupi dan bersedia mengembalikan uang sejumlah temuan fraud klaim program JKN yang tidak sesuai. Kami sudah menyelesaikan seluruh proses sesuai kewenangan BPJS Kesehatan,” katanya.

Meski demikian, Yessy menolak menyebutkan nilai nominal kecurangan yang dilakukan tiga rumah sakit tersebut. Ia berdalih, hal itu merupakan bagian dari kode etik lembaga yang tidak dapat disampaikan ke publik.

Proses Pengembalian Dana dan Pengawasan Berkelanjutan
BPJS Kesehatan menetapkan bahwa pengembalian dana hasil kecurangan oleh ketiga rumah sakit dimulai pada awal November 2025, dengan tenggat waktu hingga Desember 2026.

Selain penindakan, BPJS Kesehatan juga berkomitmen melakukan pengawasan berkelanjutan terhadap seluruh fasilitas kesehatan mitra agar praktik serupa tidak terulang.

“Langkah ini bukan hanya penegakan aturan, tetapi juga bentuk tanggung jawab dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program JKN yang dananya bersumber dari masyarakat,” kata Yessy menegaskan.

Ketua Komisi D DPRD Jember, Sunarsih Horis, menyatakan pihaknya memanggil seluruh 14 rumah sakit di wilayah Jember untuk membahas langkah pencegahan dan meningkatkan kepatuhan dalam pelaksanaan program JKN.

“Kasus ini harus menjadi pembelajaran bersama agar kejadian serupa tidak dilakukan rumah sakit lainnya. Karena itu, kami tidak memanggil tiga rumah sakit saja agar tidak langsung dianggap bersalah,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah