20 Mahasiswa Gugur, Pemkab Lumajang Salurkan Beasiswa kepada 114 Penerima - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Pendidikan · 30 Jul 2026 11:52 WIB ·

20 Mahasiswa Gugur, Pemkab Lumajang Salurkan Beasiswa kepada 114 Penerima


 20 Mahasiswa Gugur, Pemkab Lumajang Salurkan Beasiswa kepada 114 Penerima Perbesar

Lumajang, – Sebanyak 114 dari 134 mahasiswa penerima beasiswa daerah angkatan 2022 di Kabupaten Lumajang berhak menerima bantuan pendidikan untuk periode Januari hingga Juni 2026.

Sebanyak 20 mahasiswa lainnya tidak menerima bantuan setelah dievaluasi karena telah lulus atau memiliki indeks prestasi (IP) semester sebelumnya di bawah batas minimal.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Kabupaten Lumajang Indriono Krishna Murti mengatakan evaluasi penerima dilakukan setiap semester sesuai ketentuan program beasiswa.

“Dari data yang tercatat penerima ini sebanyak 134 orang. Yang bisa diterimakan kali ini sebanyak 114 mahasiswa. Sebagian sudah lulus dan sebagian IP-nya kurang dari 3,” kata Indriono, Kamis (30/7/2026).

Menurut Indriono, mahasiswa penerima bantuan wajib mempertahankan IP minimal 3 agar tetap berhak memperoleh beasiswa pada semester berikutnya. Ketentuan tersebut menjadi syarat utama dalam evaluasi penerima.

Ia mengatakan tidak seluruh penerima hadir dalam kegiatan pengarahan. Sejumlah mahasiswa masih mengikuti perkuliahan, sementara lainnya tengah menyelesaikan tugas akhir dan persiapan skripsi.

Indriono menambahkan proses penyaluran dana saat ini masih berlangsung di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD). Pemerintah memperkirakan dana beasiswa dapat ditransfer kepada penerima pada Senin atau Selasa pekan ini.

“Total bantuan sebesar Rp7,2 juta per mahasiswa setiap semester,” ujarnya.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan program beasiswa tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membantu mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu melanjutkan pendidikan tinggi.

Menurutnya, masih banyak siswa yang telah diterima di perguruan tinggi sesuai pilihannya, tetapi akhirnya tidak dapat melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi keluarga.

“Pemerintah hadir untuk membantu anak-anak dari keluarga yang finansialnya terbatas,” katanya.

Ia menegaskan penerima beasiswa daerah tidak diperbolehkan menerima bantuan pendidikan lain, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP), agar tidak terjadi penerimaan ganda. Pemerintah daerah juga akan memperketat proses seleksi penerima, baik dari sisi kondisi ekonomi keluarga maupun pemenuhan syarat akademik.

“Tahun ini dibuka kembali. Persyaratan akan lebih diperketat karena keterbatasan anggaran sehingga bantuan harus benar-benar diterima mahasiswa yang memenuhi syarat,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menyiapkan program beasiswa pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang diterima di perguruan tinggi negeri. Sebanyak 134 mahasiswa yang lolos seleksi pada gelombang sebelumnya dijadwalkan menerima bantuan pada akhir Juli 2026.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuota Beasiswa Lumajang Direncanakan Maksimal 100 Mahasiswa

30 Juli 2026 - 15:53 WIB

Bupati Lumajang Wanti-wanti Sekolah Cegah Narkoba, Miras, dan Bullying

27 Juli 2026 - 11:29 WIB

Pemkab Lumajang Siapkan Beasiswa Rp6 Juta per Semester, Tambah Kuota 100 Mahasiswa

16 Juli 2026 - 10:33 WIB

Wali Murid Nilai Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah Perkuat Peran Pengasuhan

13 Juli 2026 - 10:22 WIB

SMK Taruna Jember Jangan Hanya Ganti Seragam, Kurikulumnya Harus Menjawab Kebutuhan Industri

8 Juli 2026 - 12:24 WIB

Lamadjang: Sejarah yang Memilih Menari daripada Dilupakan

28 Juni 2026 - 18:07 WIB

Trending di Nasional