30 Jam Bangun Tanggul, Warga Jugosari Keluarkan Anggaran 15 Juta Secara Swadaya - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 8 Jan 2026 10:26 WIB ·

30 Jam Bangun Tanggul, Warga Jugosari Keluarkan Anggaran 15 Juta Secara Swadaya


 30 Jam Bangun Tanggul, Warga Jugosari Keluarkan Anggaran 15 Juta Secara Swadaya Perbesar

Lumajang, – Warga Dusun I Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, membangun tanggul darurat secara swadaya setelah material lahar Gunung Semeru meluber ke permukiman dan menimbun 16 rumah warga.

Muharto, warga Desa Jugosari, mengatakan pembangunan tanggul dilakukan sebagai langkah pengamanan agar lahar tidak kembali masuk ke wilayah hunian warga.

“Kemarin lahar sudah meluber ke pemukiman, jadi warga berupaya membuatkan tanggul pelindung dusun,” katanya, Kamis (8/1/2026).

Namun, upaya tersebut dilakukan dengan keterbatasan alat dan biaya. Tarmidi, warga Jugosari, menyebut alat berat milik pemerintah yang sebelumnya digunakan sudah lama ditarik, sehingga warga terpaksa menyewa alat berat secara mandiri.

“Alat dari pemerintah sudah ditarik sejak 20 Desember 2025. Jadi warga sewa sendiri, nunggu jam istirahat alat tambang,” kata Tarmidi.

Biaya sewa alat berat mencapai Rp500 ribu per jam. Kalau ditotal secara keseluruhan biayanya mencapai Ro15 juta, untuk membangun tanggul darurat, alat berat tersebut dioperasikan selama sekitar 30 jam. Sedabgkan, seluruh pembiayaan diperoleh dari sumbangan warga serta donasi dari pihak luar.

“Bikin tanggul sampai 30 jam. Itu dananya dari sumbangan, sambil mengandalkan donasi luar,” jelasnya.

Meski tanggul darurat telah terbangun, ia menyampaikan perlindungan tersebut masih bersifat sementara. Ia berharap pemerintah dapat membangun tanggul permanen sebagai solusi jangka panjang untuk melindungi Dusun Sumberlangsep dari ancaman lahar Gunung Semeru.

“Warga meminta tanggung pelindung dusun sumber langsep di buat kan tanggul permanen,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah