DPRD Lumajang Dorong Sinkronisasi OPD untuk Dongkrak PAD - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 22 Jan 2026 07:38 WIB ·

DPRD Lumajang Dorong Sinkronisasi OPD untuk Dongkrak PAD


 DPRD Lumajang Dorong Sinkronisasi OPD untuk Dongkrak PAD Perbesar

Lumajang, – Komisi C DPRD Lumajang mendorong penguatan sinkronisasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kurangnya koordinasi lintas sektor dinilai menjadi salah satu penghambat tercapainya target pendapatan daerah.

Dorongan tersebut disampaikan dalam agenda evaluasi kinerja Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Lumajang pada awal tahun.

Evaluasi dilakukan menyusul adanya sektor pendapatan yang tidak mencapai target, salah satunya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Ketua Komisi C DPRD Lumajang, H. Zainal, mengatakan optimalisasi PAD tidak bisa hanya dibebankan pada BPRD, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh OPD yang berkaitan dengan perizinan, investasi, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

“Perlu ada sinkronisasi antar OPD, mulai dari sektor perizinan sampai pendapatan, agar potensi PAD bisa tergali secara maksimal,” katanya, Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, integrasi data dan koordinasi yang baik antar OPD akan mempermudah pemetaan potensi pajak serta mencegah terjadinya kebocoran pendapatan. Selain itu, verifikasi lapangan dan peninjauan ulang terhadap nilai pajak juga perlu dilakukan secara bersama-sama.

Zainal menambahkan, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki potensi besar untuk dijadikan basis Wajib Pajak. Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan kemudahan perizinan dan pelayanan yang ramah agar pelaku usaha terdorong untuk patuh pajak.

“UMKM punya potensi besar, sehingga perlu difasilitasi dari sisi perizinan sebagai langkah mendorong kepatuhan dan peningkatan PAD,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah