Siswi SMP di Surabaya Dikeroyok Lebih dari Lima Teman Sebaya, Kasus Viral - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Kriminal · 2 Feb 2026 09:36 WIB ·

Siswi SMP di Surabaya Dikeroyok Lebih dari Lima Teman Sebaya, Kasus Viral


 Siswi SMP di Surabaya Dikeroyok Lebih dari Lima Teman Sebaya, Kasus Viral Perbesar

Surabaya, – Aksi perundungan disertai kekerasan terhadap seorang siswi SMP di Surabaya viral di media sosial. Dalam video yang beredar, korban tampak dikeroyok oleh lebih dari lima remaja perempuan yang merupakan teman sebayanya.

Berdasarkan rekaman video tersebut, para pelaku terlihat melakukan perundungan secara bergantian, mulai dari menoyor kepala, menampar, hingga memukul bagian wajah korban. Aksi itu terjadi di kawasan Kelurahan Kapasari, Surabaya, pada 30 Desember 2025.

Korban diketahui berinisial CP (13), siswi kelas I SMP. Sementara terduga pelaku masing-masing berinisial SL (13), DA (12), CPR (13), SPE (14), IR (14), GA (13), dan PR (13).

Usai kejadian, korban melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian pada 1 Januari 2026. Laporan tercatat dengan nomor TBL-B/01/I/2026/SPKT/POLSEK SIMOKERTO. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penanganan aparat penegak hukum.

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) juga telah memberikan pendampingan kepada korban sejak awal Januari.

“Itu kejadiannya tanggal 30 Desember. Kami sudah melakukan pendampingan mulai 5 Januari. Proses hukumnya juga sudah berjalan dan kami terus berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya,” ujar Kepala DP3APPKB Surabaya, Ida Widayati, Senin (2/2/2026).

Terkait motif perundungan, Ida menyebut permasalahan yang melatarbelakangi kejadian tersebut tergolong sepele. Hal itu diketahui dari hasil pendalaman keterangan korban maupun para terduga pelaku.

“Kalau digali, ternyata masalahnya rebutan pacar,” ungkap Ida.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Pelaku Curanmor Ditabrak Saat Kabur, Satu Tewas dan Polisi Temukan Riwayat Begal

4 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Kejari Lumajang Selidiki Bantuan Irigasi Rp8,6 Miliar, Tersangka Belum Ditetapkan

1 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Empat Pohon Mahoni Dipotong dengan Chain Saw di Hutan Produksi Klakah, Dua Warga Diamankan

22 September 2026 - 15:48 WIB

Curanmor di Ranuyoso Berujung Maut: Motor Dicuri, Pelaku Dikejar hingga Kecelakaan

22 September 2026 - 11:04 WIB

Dari RT hingga Kampus, Kekerasan Seksual di Lumajang Menghadapi Satu Masalah: Takut Melapor

18 September 2026 - 11:57 WIB

Satu Komponen Hilang, Penerangan Jalan Nogosari Lumajang Terganggu

17 September 2026 - 15:22 WIB

Trending di Kriminal