Pemkab Lumajang Perluas Warung Pengendali Inflasi, Beras dan Minyak Dijual Lebih Murah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Bisnis · 9 Mar 2026 18:11 WIB ·

Pemkab Lumajang Perluas Warung Pengendali Inflasi, Beras dan Minyak Dijual Lebih Murah


 Pemkab Lumajang Perluas Warung Pengendali Inflasi, Beras dan Minyak Dijual Lebih Murah Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperluas keberadaan warung pengendali inflasi di sejumlah pasar tradisional sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran.

Program ini menjadi strategi Pemkab Lumajang untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga sembako yang kerap terjadi di masa-masa tertentu.

Bupati Lumajang Indah Amperawati memastikan pemerintah daerah tidak hanya menggelar pasar murah, tetapi menempatkan warung pengendali inflasi di berbagai pasar tradisional agar masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Menurut Bunda Indah, komoditas utama yang disediakan di warung tersebut antara lain beras dan minyak goreng, dua bahan pokok yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Ada minyak, ada beras, yang pasti jauh lebih murah,” katanya, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, kehadiran warung pengendali inflasi di pasar tradisional diharapkan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat saat harga sembako di pasaran mengalami kenaikan. Dengan demikian, masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Indah juga menyinggung perbedaan harga yang cukup terasa di lapangan. Misalnya, harga gula di toko tertentu mencapai Rp17.500 per kilogram, sementara harga beras berada di kisaran Rp15.500 per kilogram.

“Dengan adanya intervensi pemerintah melalui pasar murah dan warung pengendali inflasi, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pasar Murah Ramadan, Warga Lumajang Bisa Dapat Sayur dan Sembako Lebih Murah

2 Maret 2026 - 18:23 WIB

Musim Hujan Tidak Menghalangi Untung, Harga Blewah di Lumajang Naik Saat Ramadan

25 Februari 2026 - 09:46 WIB

Dari Rp40.000 ke Rp125.000, Lonjakan Harga Cabai Rawit Bikin Pembeli Terkejut

23 Februari 2026 - 17:17 WIB

Manisnya Sunnah, Manisnya Ekonomi, Kurma Sukari Membanjiri Toko Haikal

21 Februari 2026 - 11:04 WIB

Tradisi Selametan dan Menu Berbuka Jadi Pemicu Lonjakan Harga Ayam di Lumajang

20 Februari 2026 - 11:31 WIB

Pemkab Lumajang Dorong Investasi Peternakan untuk Kendalikan Harga Ayam

20 Februari 2026 - 11:27 WIB

Trending di Bisnis