Penambang Manual Lumajang Stockpile dan Kolaborasi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 27 Mar 2026 19:36 WIB ·

Bupati Lumajang Dorong Pengusaha Stockpile Bina Penambang Manual


 Bupati Lumajang Dorong Pengusaha Stockpile Bina Penambang Manual Perbesar

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong penguatan kolaborasi antara pengusaha stockpile dan penambang manual. Dalam upaya tersebut, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak para pelaku usaha untuk berperan aktif membina penambang agar aktivitas pertambangan berjalan lebih tertata.

Hal ini disampaikan Bunda Indah saat menghadiri buka puasa bersama Paguyuban Pengusaha Stockpile Kabupaten Lumajang di Desa Dorogowok, Kecamatan Kunir, Kamis (5/3/2026).

Penambang Manual Perlu Pendampingan

Menurutnya, penambang manual merupakan bagian dari masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari sektor tambang pasir. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak memberikan perhatian melalui pembinaan yang lebih terarah.

“Para penambang manual adalah bagian dari masyarakat kita yang mencari nafkah. Karena itu perlu ada pembinaan agar aktivitasnya berjalan tertib,” ujarnya.

Peran Pengusaha Stockpile Diperkuat

Selain itu, Bunda Indah mendorong pengusaha stockpile untuk ikut membina dan menaungi penambang manual. Dengan demikian, pola kerja yang lebih terorganisir dapat terbentuk.

“Kami berharap pengusaha stockpile membantu membangun pola kerja yang lebih tertata sehingga aktivitas penambangan memberi manfaat ekonomi yang lebih luas,” tambahnya.

Komunikasi dan Kolaborasi Terus Dibuka

Sementara itu, pemerintah daerah terus membuka ruang komunikasi dengan pelaku usaha. Langkah ini penting agar aktivitas pertambangan tetap selaras dengan kepentingan masyarakat.

Di sisi lain, komunikasi yang baik juga akan memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Potensi Besar Sektor Tambang Pasir

Lebih lanjut, Bunda Indah menilai sektor pertambangan pasir di Lumajang memiliki potensi besar untuk mendukung perekonomian daerah. Namun demikian, pengelolaan sektor ini harus dilakukan secara kolaboratif dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Kami ingin sektor ini berkembang dengan baik, memberi ruang penghidupan bagi masyarakat, sekaligus berkontribusi pada pembangunan daerah,” tegasnya.

Harapan untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

Pada akhirnya, Bunda Indah berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menciptakan aktivitas pertambangan yang lebih tertib.

Dengan kolaborasi tersebut, ia optimistis manfaat ekonomi yang berkelanjutan dapat dirasakan oleh masyarakat Lumajang.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Krisis LPG 3 Kg di Jember Usai Lebaran, Warga Kesulitan Memasak

6 April 2026 - 08:59 WIB

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K

31 Maret 2026 - 17:37 WIB

Trending di Daerah