Tata Kelola Tambang Lumajang Stockpile yang Efektif - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 27 Mar 2026 19:38 WIB ·

Tata Kelola Tambang Diperkuat, Bupati Lumajang Serahkan Izin ke Pengusaha Stockpile


 Tata Kelola Tambang Diperkuat, Bupati Lumajang Serahkan Izin ke Pengusaha Stockpile Perbesar

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong tata kelola sektor pertambangan yang tertib dan bertanggung jawab. Dalam upaya tersebut, pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan para pelaku usaha.

Komitmen ini ditegaskan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Paguyuban Pengusaha Stockpile Kabupaten Lumajang di Desa Dorogowok, Kecamatan Kunir, Kamis (5/3/2026).

Kolaborasi Jadi Kunci Penataan Tambang

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha. Melalui forum ini, semua pihak memperkuat komitmen untuk menciptakan aktivitas pertambangan yang tertib administrasi.

Selain itu, kolaborasi ini juga bertujuan mendorong kontribusi positif sektor tambang terhadap pembangunan daerah.

Penyerahan Izin sebagai Apresiasi

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Indah menyerahkan dokumen perizinan secara simbolis kepada delapan perusahaan stockpile. Langkah ini sekaligus menunjukkan apresiasi kepada pelaku usaha yang telah menyelesaikan proses administrasi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha stockpile di Lumajang yang memiliki komitmen untuk meningkatkan pendapatan daerah serta mendukung tata kelola pertambangan dengan taat administrasi,” ujarnya.

Kepatuhan Jadi Fondasi Usaha

Menurut Bunda Indah, kepatuhan terhadap regulasi menjadi fondasi utama dalam menciptakan iklim usaha yang sehat. Oleh karena itu, setiap pelaku usaha harus menjalankan kegiatan sesuai aturan yang berlaku.

“Pertambangan harus dikelola secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab agar manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Penataan untuk Ketertiban dan Kenyamanan

Di sisi lain, pemerintah daerah akan terus melakukan penataan aktivitas pertambangan dan distribusi material. Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kenyamanan masyarakat.

“Penataan ini memastikan aktivitas ekonomi berjalan baik sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.

Harapan untuk Tambang yang Berkelanjutan

Pada akhirnya, Bunda Indah berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha dapat menciptakan tata kelola pertambangan yang lebih baik.

Dengan kolaborasi tersebut, sektor pertambangan pasir di Lumajang diharapkan berkembang secara tertib, berkelanjutan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Krisis LPG 3 Kg di Jember Usai Lebaran, Warga Kesulitan Memasak

6 April 2026 - 08:59 WIB

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K

31 Maret 2026 - 17:37 WIB

Trending di Daerah