Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 31 Mar 2026 17:37 WIB ·

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K


 Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K Perbesar

Lumajang, – Jaminan keamanan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Lumajang ternyata belum sepenuhnya kokoh.

Di balik pernyataan aman dari pemerintah daerah, tersimpan ketergantungan besar terhadap arah kebijakan pemerintah pusat yang belum sepenuhnya pasti.

Sekretaris Daerah Lumajang, Agus Triyono, memastikan hingga saat ini tidak ada rencana pemberhentian P3K, baik yang berstatus penuh waktu maupun paruh waktu.

“P3K penuh waktu maupun ASN itu sudah masuk dalam komponen belanja pegawai 30 persen, jadi posisinya aman,” katanya, Selasa (31/3/2026).

Diketahui, sejak Oktober 2025, gaji P3K paruh waktu ditempatkan dalam pos belanja barang dan jasa. Skema ini membuat beban belanja pegawai belum melampaui batas maksimal 30 persen yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2027.

“Kalau kebijakan pusat tetap seperti sekarang, relatif aman,” kata Agus.

Namun demikian, ia tidak menampik adanya potensi risiko jika terjadi perubahan kebijakan di tingkat pusat. Terutama jika komponen gaji P3K paruh waktu diwajibkan masuk ke dalam belanja pegawai.

“Kalau nanti gaji P3K paruh waktu harus masuk ke belanja pegawai, maka kita akan melebihi 30 persen. Itu yang menjadi problem,” jelasnya.

Dengan jumlah P3K paruh waktu yang mencapai lebih dari 4.000 orang, dari total sekitar 11.000 ASN, potensi tekanan terhadap struktur anggaran daerah menjadi tidak bisa dianggap ringan.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Trending di Daerah