Malang, – Libur panjang peringatan wafatnya Isa Almasih hingga perayaan Paskah pada 3-5 April 2026 membuat sejumlah titik di Kota Malang menjadi fokus pengamanan arus lalu lintas.
Kawasan Alun-Alun Merdeka dan Kayutangan Heritage menjadi prioritas guna mengantisipasi kemacetan akibat meningkatnya mobilitas masyarakat.
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota menyiagakan sebanyak 500 personel untuk memantau dan mengurai kepadatan kendaraan, terutama di titik rawan macet dan pusat keramaian umum.
Kepala Bagian Operasional Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat selama libur panjang.
“Petugas yang disiagakan untuk mencegah penumpukan kendaraan, sekaligus memberikan rasa aman di titik-titik keramaian,” kata Wiwin, Jumat (3/4/2026).
Selain kawasan Alun-Alun dan Kayutangan, kepolisian juga memfokuskan pengamanan di jalur perbatasan antara Kota Malang dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu, serta kawasan pusat pertokoan dan perbelanjaan.
Wiwin menjelaskan bahwa dari total personel yang diterjunkan, termasuk di dalamnya tim pengurai kemacetan yang siap bergerak secara fleksibel sesuai kondisi di lapangan.
“Tim urai tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga memberikan pengamanan di objek vital dan ruang publik. Dengan demikian, aktivitas masyarakat tetap berjalan aman, tertib, dan lancar selama libur panjang,” katanya.
Tak hanya mengatur lalu lintas, Polresta Malang Kota juga memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah Paskah bagi umat Kristiani. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan sterilisasi di masing-masing gereja.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memaksimalkan pelayanan dan menjaga kondusivitas,” ucapnya.
Tinggalkan Balasan