Raperda Lumajang: Kebijakan Yang Berkualitas - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 26 Apr 2026 16:59 WIB ·

Cegah Tumpang Tindih, Lumajang Susun Raperda Lebih Ketat dan Terukur


 Cegah Tumpang Tindih, Lumajang Susun Raperda Lebih Ketat dan Terukur Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang memperketat penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) agar menghasilkan kebijakan yang berkualitas, tepat sasaran, dan tidak tumpang tindih. Pemerintah menekankan pentingnya kehati-hatian serta kepastian hukum dalam setiap regulasi yang disusun.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang, Rabu (15/4/2026). Ia menegaskan bahwa setiap Raperda harus disusun secara terukur dan mengacu pada asas pembentukan peraturan perundang-undangan yang baik agar dapat diterapkan secara efektif di lapangan.

“Setiap regulasi harus disusun dengan kehati-hatian agar tidak menimbulkan tumpang tindih kebijakan dan memiliki kepastian hukum,” ujarnya.

Pemerintah juga memastikan setiap Raperda selaras dengan peraturan yang lebih tinggi. Harmonisasi ini penting untuk mencegah konflik regulasi yang berpotensi menghambat pelaksanaan program pembangunan. Dengan sinkronisasi yang baik, kebijakan dapat berjalan lebih lancar dan konsisten.

Selain itu, Pemkab Lumajang menekankan bahwa substansi Raperda harus bersifat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Regulasi tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam rapat paripurna tersebut, empat Raperda strategis Tahun 2026 dinyatakan dapat dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya. Meski demikian, pemerintah tetap mendorong pendalaman materi agar setiap regulasi benar-benar selaras dengan ketentuan perundang-undangan.

Pemkab Lumajang memandang proses penyusunan regulasi sebagai bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih tertib, efektif, dan akuntabel. Dengan regulasi yang kuat, setiap program pembangunan diharapkan berjalan sesuai aturan dan memberikan dampak maksimal.

Melalui pendekatan yang hati-hati dan terukur, pemerintah optimistis dapat menghasilkan kebijakan yang berkualitas, tidak tumpang tindih, serta memberikan kepastian hukum. Pada akhirnya, setiap Raperda diharapkan mampu mendukung pembangunan daerah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lumajang.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah