Kerukunan Umat Beragama Lumajang untuk Pembangunan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 26 Apr 2026 18:20 WIB ·

Wabup Lumajang Tegaskan Kerukunan Sosial Jadi Kunci Utama Pembangunan Daerah


 Wabup Lumajang Tegaskan Kerukunan Sosial Jadi Kunci Utama Pembangunan Daerah Perbesar

Kerukunan Sosial Perkuat Fondasi Pembangunan

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada ekonomi dan infrastruktur. Sebaliknya, kekuatan sosial menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan pembangunan.

Ia menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lumajang periode 2026–2031 di Ruang Mahameru Kantor Bupati, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, hubungan harmonis antarwarga menciptakan kondisi yang kondusif. Karena itu, stabilitas sosial harus dijaga agar program pembangunan berjalan lancar.

“Ketika hubungan antarwarga terjaga, pembangunan bisa berjalan lebih baik dan stabil,” ujarnya.


Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Harmoni

Yudha menekankan bahwa semua pihak harus terlibat dalam menjaga kerukunan. Pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat perlu bekerja bersama secara konsisten.

Selain itu, ia mendorong penguatan dialog terbuka untuk mencegah potensi konflik. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat dapat mengelola perbedaan menjadi kekuatan bersama.

Dalam konteks ini, FKUB memiliki peran strategis sebagai penghubung antarumat beragama. Lembaga ini juga menjadi mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial.

“Oleh karena itu, menjaga kerukunan bukan tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.


FKUB Siap Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Ketua FKUB Lumajang, H. Asir, menyatakan kesiapan pengurus baru untuk aktif membangun komunikasi lintas agama. Ia juga menegaskan komitmen menjaga suasana damai di masyarakat.

“Kami siap memperkuat kerukunan dan menjaga suasana yang sejuk,” ujarnya.

Audiensi ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah dan FKUB. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga harmoni sosial secara berkelanjutan.

Dengan kerja sama yang kuat, Lumajang dapat mempertahankan kerukunan sebagai fondasi penting dalam pembangunan daerah.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Kerukunan Menyambut Tamu, Warga Senduro Gotong Royong Benahi Jalan

21 Juni 2026 - 12:32 WIB

Bupati Ingatkan Penambang Waspadai AMAK 25, Jangan Tunggu Alarm Berbunyi

20 Juni 2026 - 20:14 WIB

Luka Bakar Hampir Seluruh Tubuh, Penambang Semeru Jadi Pengingat Risiko yang Sering Diabaikan

20 Juni 2026 - 14:14 WIB

PLN Tegaskan Pencurian Kabel Tak Terkait Pemadaman Bergilir di Lumajang

19 Juni 2026 - 20:54 WIB

Keindahan Tumpak Sewu Diubah Jadi Karya Batik Khas Lumajang

19 Juni 2026 - 10:45 WIB

Tanpa Pangkas Layanan, WFH Lumajang Justru Hemat Rp 464 Juta

19 Juni 2026 - 09:55 WIB

Trending di Daerah