Literasi Digital Lumajang dan Etika Informasi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 26 Apr 2026 18:48 WIB ·

Bupati Lumajang Dorong Ruang Digital Sehat, Tekankan Etika dan Kualitas Konten


 Bupati Lumajang Dorong Ruang Digital Sehat, Tekankan Etika dan Kualitas Konten Perbesar

Literasi Digital Tak Hanya Soal Teknis

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa literasi digital tidak cukup hanya menguasai teknologi. Generasi muda juga harus memahami etika dalam menyampaikan informasi.

Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Workshop Ngonten Cerdas Publikasi Berkualitas di SMKN 2 Lumajang, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, kemampuan teknis generasi muda sudah berkembang pesat. Namun, tanpa tanggung jawab moral, arus informasi bisa memicu disinformasi dan menurunkan kualitas ruang digital.

Karena itu, literasi digital harus mencakup kecakapan teknis sekaligus integritas dalam berkomunikasi.


Konten Berkualitas Bentuk Persepsi Publik

Bunda Indah menegaskan bahwa setiap konten membawa dampak sosial. Konten tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga membentuk persepsi masyarakat.

Oleh sebab itu, pelajar perlu menghadirkan konten yang menarik sekaligus akurat dan bermanfaat.

“Bijak bermedia sosial menjadi kunci. Konten sederhana namun berkualitas akan lebih mudah diterima,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar generasi muda tidak mengejar sensasi semata. Sebaliknya, mereka perlu fokus pada substansi dan nilai yang disampaikan.

Pendekatan ini juga penting untuk mengangkat potensi daerah. Dengan narasi yang tepat, konten digital dapat menjadi alat promosi yang efektif dan berkelanjutan.


Dorong Generasi Kreator yang Bertanggung Jawab

Ketua BEM STIH Jenderal Sudirman Lumajang, Ricky Maulana, menjelaskan bahwa workshop ini membekali pelajar dengan pemahaman publikasi digital secara menyeluruh.

Peserta tidak hanya belajar membuat konten, tetapi juga memahami tanggung jawab dalam menyebarkan informasi.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap lahir generasi kreator yang tidak hanya kreatif secara visual, tetapi juga kuat secara nilai.

Dengan demikian, ruang digital tidak hanya menjadi hiburan. Lebih dari itu, ruang ini dapat menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SPPG Lumajang Bertambah, Akses Makan Bergizi Gratis untuk Anak Kian Merata

26 April 2026 - 18:57 WIB

Negara Hadir untuk Warga, Lumajang Perkuat Akses Layanan Kesehatan Pasien Penyakit Berat

26 April 2026 - 18:55 WIB

Berbasis Data, Lumajang Arahkan Pariwisata Lebih Tepat Sasaran dan Berdampak Ekonomi

26 April 2026 - 18:54 WIB

Cegah Narkotika dari Rumah, Bupati Lumajang Tekankan Peran Orang Tua sebagai Garda Terdepan

26 April 2026 - 18:51 WIB

Raih Emas IIF 2026, Siswa Lumajang Buktikan Unggul dan Peduli Lingkungan

26 April 2026 - 18:47 WIB

Wabup Lumajang Tegaskan Kerukunan Sosial Jadi Kunci Utama Pembangunan Daerah

26 April 2026 - 18:20 WIB

Trending di Daerah