Literasi Digital Lumajang dan Etika Informasi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 26 Apr 2026 18:48 WIB ·

Bupati Lumajang Dorong Ruang Digital Sehat, Tekankan Etika dan Kualitas Konten


 Bupati Lumajang Dorong Ruang Digital Sehat, Tekankan Etika dan Kualitas Konten Perbesar

Literasi Digital Tak Hanya Soal Teknis

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa literasi digital tidak cukup hanya menguasai teknologi. Generasi muda juga harus memahami etika dalam menyampaikan informasi.

Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Workshop Ngonten Cerdas Publikasi Berkualitas di SMKN 2 Lumajang, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, kemampuan teknis generasi muda sudah berkembang pesat. Namun, tanpa tanggung jawab moral, arus informasi bisa memicu disinformasi dan menurunkan kualitas ruang digital.

Karena itu, literasi digital harus mencakup kecakapan teknis sekaligus integritas dalam berkomunikasi.


Konten Berkualitas Bentuk Persepsi Publik

Bunda Indah menegaskan bahwa setiap konten membawa dampak sosial. Konten tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga membentuk persepsi masyarakat.

Oleh sebab itu, pelajar perlu menghadirkan konten yang menarik sekaligus akurat dan bermanfaat.

“Bijak bermedia sosial menjadi kunci. Konten sederhana namun berkualitas akan lebih mudah diterima,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar generasi muda tidak mengejar sensasi semata. Sebaliknya, mereka perlu fokus pada substansi dan nilai yang disampaikan.

Pendekatan ini juga penting untuk mengangkat potensi daerah. Dengan narasi yang tepat, konten digital dapat menjadi alat promosi yang efektif dan berkelanjutan.


Dorong Generasi Kreator yang Bertanggung Jawab

Ketua BEM STIH Jenderal Sudirman Lumajang, Ricky Maulana, menjelaskan bahwa workshop ini membekali pelajar dengan pemahaman publikasi digital secara menyeluruh.

Peserta tidak hanya belajar membuat konten, tetapi juga memahami tanggung jawab dalam menyebarkan informasi.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap lahir generasi kreator yang tidak hanya kreatif secara visual, tetapi juga kuat secara nilai.

Dengan demikian, ruang digital tidak hanya menjadi hiburan. Lebih dari itu, ruang ini dapat menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah