SPPG Lumajang Makan Bergizi Gratis untuk Siswa - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 26 Apr 2026 18:57 WIB ·

SPPG Lumajang Bertambah, Akses Makan Bergizi Gratis untuk Anak Kian Merata


 SPPG Lumajang Bertambah, Akses Makan Bergizi Gratis untuk Anak Kian Merata Perbesar

Perluasan SPPG Perkuat Akses Gizi Anak

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperluas akses makan bergizi gratis bagi siswa. Langkah ini mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka stunting.

Komitmen tersebut terlihat dari peresmian SPPG Citrodiwangsan 5 oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, Sabtu (25/4/2026).

Selain itu, keberadaan dapur ini memperluas jangkauan layanan gizi. Distribusi makanan sehat juga menjadi lebih terstandar dan merata.

Saat ini, lebih dari 70 dapur SPPG telah beroperasi. Sementara itu, beberapa dapur lain masih dalam tahap pembangunan.

“Semakin banyak dapur beroperasi, semakin luas jangkauan layanan gizi bagi anak-anak,” ujar Bunda Indah.


Jaga Kualitas, Perkuat Pengawasan

Secara nasional, program makan bergizi gratis menjadi prioritas dalam pembangunan manusia. Karena itu, kualitas makanan harus dijaga secara ketat.

Bunda Indah menegaskan bahwa setiap proses harus memenuhi standar. Mulai dari pemilihan bahan hingga penyajian harus terkontrol.

“Ini menyangkut kesehatan anak-anak, jadi kualitas tidak boleh ditawar,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah menerapkan pengawasan berlapis. Tim melakukan pemantauan langsung sekaligus menggunakan sistem digital.

Dengan sistem ini, kualitas makanan dapat terjaga setiap hari.


Dampak Gizi untuk Masa Depan Generasi

Program ini tidak hanya meningkatkan kesehatan anak. Di sisi lain, siswa juga dapat lebih fokus belajar dan terbiasa dengan pola makan sehat.

Karena itu, pemerintah melihat program ini sebagai investasi jangka panjang.

“Ini investasi untuk menciptakan generasi sehat dan berdaya saing,” jelas Bunda Indah.

Dengan bertambahnya SPPG, Lumajang memperkuat layanan dasar secara nyata. Pemerintah berharap distribusi makanan bergizi semakin merata dan tepat sasaran.

Akhirnya, langkah ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia dapat dimulai dari kebutuhan paling mendasar, yaitu pemenuhan gizi anak.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Hadiah Umroh Antar Desa Purwosono Raih Predikat Lunas PBB Sembilan Tahun Berturut-turut

29 Juni 2026 - 16:05 WIB

Tak Berhenti di Panggung, Pemkab Lumajang Tutup Segoro Topeng dengan Aksi Bersih Pantai

28 Juni 2026 - 22:21 WIB

Kelangkaan Solar Subsidi di Lumajang Berdampak pada Aktivitas Angkutan Pasir

26 Juni 2026 - 11:47 WIB

Ojol dan PKL Jadi Prioritas, Pemkab Lumajang Biayai BPJS Ketenagakerjaan bagi 9.000 Buruh Rentan

26 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bupati Lumajang Tegur Kepala OPD yang Keluhkan Anggaran: Tak Siap, Bisa Diganti

25 Juni 2026 - 12:03 WIB

Trending di Daerah