UMKM Lumajang Naik Kelas dengan Digitalisasi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 5 Mei 2026 18:46 WIB ·

UMKM Lumajang Didorong Naik Kelas, Bupati Tekankan Digitalisasi hingga Akses Modal


 UMKM Lumajang Didorong Naik Kelas, Bupati Tekankan Digitalisasi hingga Akses Modal Perbesar

UMKM Jadi Pilar Ekonomi Daerah

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat koperasi dan UMKM sebagai penopang utama ekonomi rakyat. Sektor ini dinilai paling tangguh menghadapi perubahan ekonomi, terutama di tingkat lokal.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pelaku usaha harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Musda Dekopinda di Pendopo Arya Wiraraja, Kamis (30/4/2026).

“Koperasi dan UMKM harus semakin kuat, modern, dan mampu beradaptasi,” tegasnya.


Empat Strategi Dorong UMKM Naik Kelas

Untuk memperkuat sektor ini, pemerintah daerah menjalankan empat strategi utama. Pertama, pemerintah mempercepat digitalisasi melalui e-commerce, marketplace, dan sistem pembayaran non-tunai.

Kedua, pemerintah memperluas akses permodalan dengan menggandeng lembaga keuangan. Skema seperti KUR dan dana bergulir juga terus didorong agar lebih mudah diakses.

Selanjutnya, pemerintah meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan. Materi pelatihan mencakup manajemen, branding, pengemasan, hingga sertifikasi halal dan SNI.

Selain itu, pemerintah memperluas jaringan pemasaran. Pelaku UMKM didorong masuk ke rantai pasok industri serta mengikuti pameran nasional dan internasional.

“Empat strategi ini kami dorong agar UMKM benar-benar naik kelas dan berdaya saing,” jelasnya.


Adaptasi Jadi Kunci Daya Saing

Perubahan ekonomi yang cepat menuntut pelaku usaha untuk terus berinovasi. Karena itu, adaptasi menjadi kunci agar UMKM tidak tertinggal.

Pemerintah berharap koperasi dan UMKM mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang lebih kuat. Selain itu, sektor ini juga diharapkan dapat menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dengan langkah tersebut, Lumajang berupaya memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan daya saing di tengah pasar yang semakin terbuka.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Masa Tanam, Sawah di Lumajang Keburu Diterjang Banjir

21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemkab Lumajang Patroli Cek Pemasangan CCTV dan PJU di Sukodono

20 Mei 2026 - 01:13 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai di Biting, Penanganan Dimulai Awal Juni

18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Bupati Lumajang Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Pemerintahan, Inspektorat Disebut Jadi Pisau Pengawasan

18 Mei 2026 - 12:52 WIB

Mengantar hingga Ujung Jalan, Keluarga Jemaah Haji Lumajang Lepas

17 Mei 2026 - 03:56 WIB

Jemaah Haji Risiko Tinggi asal Lumajang Diberangkatkan dengan Pendampingan Khusus

16 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah