Peternakan Lumajang Ekosistem untuk Kesejahteraan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 5 Mei 2026 18:49 WIB ·

Peternakan Lumajang Didorong Terintegrasi, Ekosistem Hulu-Hilir Jadi Kunci Nilai Ekonomi


 Peternakan Lumajang Didorong Terintegrasi, Ekosistem Hulu-Hilir Jadi Kunci Nilai Ekonomi Perbesar

Ekosistem Jadi Kunci Penguatan Peternakan

Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong penguatan sektor peternakan melalui pendekatan ekosistem terintegrasi. Langkah ini dinilai lebih efektif dibanding hanya meningkatkan produksi ternak.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan hal tersebut saat menghadiri Lumajang Luar Biasa Expo dan Kontes Nasional Kambing Senduro di Kecamatan Padang, Minggu (3/5/2026).

Menurutnya, peternakan akan berkembang jika seluruh elemen saling terhubung. Karena itu, pemerintah tidak hanya fokus pada kualitas ternak, tetapi juga pada sistem pendukungnya.

“Peternakan harus terhubung dari peternak, UMKM, hingga pasar. Di situlah nilai ekonomi tumbuh,” ujarnya.


Expo Jadi Ruang Integrasi dan Transaksi

Bunda Indah menilai kegiatan expo memiliki peran strategis. Event ini tidak hanya menampilkan kualitas ternak, tetapi juga membuka peluang bisnis.

Selain itu, expo mempertemukan peternak dengan pelaku usaha dan pasar. Dengan demikian, proses promosi dan transaksi dapat terjadi secara langsung.

“Event ini menjadi ruang bertemunya produksi, promosi, dan transaksi. Dari sini ekonomi mulai bergerak,” tegasnya.

Di sisi lain, keterhubungan tersebut membantu membentuk rantai nilai peternakan yang lebih kuat. Peternak tidak lagi berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari sistem ekonomi yang lebih luas.


Dampak Ekonomi dan Penguatan Komunitas

Ketika peternak terhubung dengan UMKM dan pasar, nilai tambah produk akan meningkat. Selain itu, daya saing produk lokal juga ikut menguat.

Pemerintah juga mendorong peran komunitas peternak. Komunitas ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku usaha.

Melalui pendekatan ini, sektor peternakan tidak hanya bertahan. Sebaliknya, sektor ini dapat tumbuh dan memberi dampak ekonomi yang lebih luas.

“Kalau semua terhubung, peternakan bisa berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Akhirnya, Lumajang menempatkan peternakan sebagai penggerak ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Dengan ekosistem yang kuat, kesejahteraan peternak diharapkan meningkat secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Dorong Solusi Aset Tak Terpakai Lewat Raperda Baru

6 Mei 2026 - 10:39 WIB

Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Lumajang Targetkan PAD Meningkat

6 Mei 2026 - 10:31 WIB

PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang

6 Mei 2026 - 09:07 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perda GAKI, 40 Desa Mandiri Garam Jadi Dasar Penguatan

6 Mei 2026 - 08:34 WIB

Ratih Damayanti, Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Keagamaan

5 Mei 2026 - 21:01 WIB

Bupati Lumajang Dorong Peran Organisasi Keagamaan Perkuat Ekonomi dan Sosial Umat

5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Trending di Daerah