Motor Scoopy Hasil Curian Disembunyikan di Area Perkebunan Jember - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kriminal · 23 Mei 2026 17:56 WIB ·

Motor Scoopy Hasil Curian Disembunyikan di Area Perkebunan Jember


 Motor Scoopy Hasil Curian Disembunyikan di Area Perkebunan Jember Perbesar

Lumajang, – Tim Resmob Polres Lumajang mengungkap modus penyembunyian barang bukti dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di area parkir Puskesmas Sumbersuko, Kabupaten Lumajang.

Sepeda motor hasil curian jenis Honda Scoopy diketahui disembunyikan di kawasan perkebunan di wilayah Kabupaten Jember.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari penangkapan pelaku berinisial E yang dilakukan di wilayah Kecamatan Kunir, Lumajang, pada Jumat malam.

“Alhamdulillah, tim Resmob kami berhasil melaksanakan ungkap perkara tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang berlokasi di area parkir Puskesmas Sumbersuko,” kata Suprapto, Sabtu (23/5/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi kemudian melakukan penelusuran lanjutan terkait keberadaan barang bukti yang sempat dipindahkan dari lokasi kejadian.

Hasilnya, sepeda motor Honda Scoopy warna biru-putih yang diduga hasil curian tersebut ditemukan disembunyikan di area perkebunan di Kabupaten Jember.

“Barang bukti hasil pengembangan ditemukan disembunyikan di areal perkebunan wilayah Jember,” tukasnya.

Menurut dia, lokasi perkebunan itu diduga digunakan pelaku untuk menghindari pelacakan aparat kepolisian setelah melakukan aksi pencurian di wilayah Lumajang.

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga mendalami dugaan keterlibatan pihak lain yang berperan sebagai penadah. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, jaringan penadah diduga berada di wilayah Kabupaten Jember dan masih terus dalam pengejaran.

Suprapto menyebut, kasus ini tidak berdiri sendiri. Polres Lumajang juga mendalami keterkaitan kasus tersebut dengan pengungkapan curanmor lain yang sebelumnya terjadi di wilayah berbeda.

“Ini juga berkaitan dengan perkara lain yang sudah kami ungkap sebelumnya, sehingga masih terus kami kembangkan,” pungkaanya.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pamit Minta Didoakan Sebelum Carok, Abdul Karim Pulang Tinggal Nama

22 Mei 2026 - 12:43 WIB

Duel Carok di Lumajang Dipicu Serempetan Kendaraan

21 Mei 2026 - 18:51 WIB

Duel Senjata Tajam di Klakah Lumajang, Satu Tewas dan Satu Terluka

21 Mei 2026 - 16:48 WIB

Kasus Guru Cabuli Murid Berhenti di Polisi, Dinsos Tunggu Data dan Cabdin Lumajang Bungkam

20 Mei 2026 - 14:12 WIB

Guru Diduga Cabuli Murid Tidak Diperkenankan Mengajar, Cabdin Lumajang Bungkam Saat Dikonfirmasi

20 Mei 2026 - 13:13 WIB

Kapolres Lumajang Janji Tuntaskan Kasus Curanmor: Kami Mohon Doa Masyarakat

20 Mei 2026 - 12:32 WIB

Trending di Kriminal