Pemadaman Bergilir Lumajang dan Dampaknya - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 22 Jun 2026 19:42 WIB ·

Pemadaman Bergilir Landa 14 Kecamatan, Warga Lumajang Butuh Kepastian Informasi PLN


 Pemadaman Bergilir Landa 14 Kecamatan, Warga Lumajang Butuh Kepastian Informasi PLN Perbesar

Pemadaman bergilir Lumajang masih berdampak pada sejumlah wilayah dan membuat masyarakat membutuhkan kepastian informasi dari PLN. Warga memerlukan informasi yang jelas mengenai wilayah terdampak, durasi pemadaman, dan perkembangan pemulihan agar dapat menyesuaikan aktivitas harian dengan lebih baik.

PT PLN terus mengupayakan pemulihan pasokan listrik di Kabupaten Lumajang. Pemadaman bergilir tersebut berdampak pada 14 kecamatan, baik secara menyeluruh maupun sebagian wilayah.

Manager PLN UP3 Lumajang, Drian Friska, menjelaskan bahwa PLN menjalankan pemadaman bergilir sebagai langkah penyesuaian pasokan listrik. PLN melakukan langkah tersebut sambil menunggu proses pemulihan sistem pembangkit berjalan optimal.

PLN Lumajang Upayakan Pemulihan Pasokan Listrik

Drian menyampaikan bahwa PLN terus mempercepat penanganan gangguan pasokan listrik. PLN juga mengoptimalkan sumber pasokan lain agar dampak pemadaman terhadap pelanggan dapat berkurang.

Ia menyebutkan sejumlah wilayah terdampak secara menyeluruh, meliputi Kecamatan Padang, Gucialit, Senduro, Pasrujambe, Tekung, Yosowilangun, Rowokangkung, Candipuro, Pronojiwo, Tempursari, dan Pasirian. Sementara itu, sebagian wilayah di Kecamatan Ranuyoso, Klakah, dan Randuagung juga mengalami pemadaman bergilir.

“Yang terdampak lebih kurang 11 kecamatan dan tiga kecamatan lainnya sebagian wilayah terdampak,” ujar Drian, Jumat malam (19/6/2026).

Menurutnya, durasi pemadaman rata-rata berlangsung sekitar tiga jam. PLN terus memantau kondisi sistem dan menyesuaikan pasokan agar distribusi listrik kepada masyarakat dapat kembali normal secara bertahap.

“Kondisi akan kami update secara berkala. PLN berusaha melakukan pemulihan secepat mungkin dan mengoptimalkan pasokan pembangkit lainnya untuk meminimalkan dampak kepada pelanggan,” katanya.

Warga Butuh Jadwal dan Informasi yang Lebih Pasti

Pemadaman bergilir di Lumajang berlangsung sejak 9 Juni 2026. Hingga saat ini, proses pemulihan masih berjalan dan belum seluruh pasokan listrik kembali normal.

Kondisi tersebut membuat masyarakat membutuhkan informasi yang cepat, akurat, dan berkelanjutan. Informasi yang jelas akan membantu keluarga, pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan warga yang aktivitasnya sangat bergantung pada listrik.

Bagi masyarakat, listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerangan. Listrik juga menopang operasional usaha kecil, pengisian daya perangkat komunikasi, penyimpanan bahan makanan, kegiatan belajar anak, layanan administrasi, dan pekerjaan berbasis perangkat elektronik.

Karena itu, informasi mengenai jadwal, wilayah terdampak, dan perkembangan pemulihan sangat membantu warga menyiapkan langkah antisipasi. Dengan pemberitahuan yang lebih awal, masyarakat dapat mengatur kebutuhan rumah tangga, pekerjaan, dan penggunaan perangkat listrik secara lebih baik.

Komunikasi Terbuka Jadi Bagian Penting Pelayanan

Harapan terhadap kepastian informasi juga disampaikan warga. Abdul Rohman, warga Kecamatan Pasirian, mengaku aktivitas keluarganya sempat terganggu ketika pemadaman terjadi pada malam hari.

Menurutnya, informasi yang lebih awal dan lebih pasti akan membantu masyarakat mengatur kebutuhan rumah tangga. Warga juga dapat menyesuaikan pekerjaan dan penggunaan perangkat listrik apabila mengetahui jadwal pemadaman dengan lebih jelas.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa komunikasi publik yang terbuka dan berkala menjadi bagian penting dalam situasi gangguan layanan dasar. Informasi yang jelas tidak hanya membantu masyarakat menyesuaikan aktivitas, tetapi juga mengurangi kebingungan selama proses pemulihan berlangsung.

PLN memastikan terus melakukan pemantauan dan menyampaikan pembaruan kondisi pasokan listrik secara berkala. Upaya percepatan pemulihan tersebut diharapkan dapat mempercepat normalisasi distribusi listrik di Lumajang.

Dengan pemulihan pasokan listrik yang terus berjalan, masyarakat berharap aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, pendidikan, usaha kecil, dan pergerakan ekonomi daerah dapat kembali berlangsung lebih optimal.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

Trending di Daerah