Jam Operasional Penambangan Semeru Terkini - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 22 Jun 2026 19:47 WIB ·

Bunda Indah Ingatkan Penambang Semeru Patuhi Jam Operasional Aman


 Bunda Indah Ingatkan Penambang Semeru Patuhi Jam Operasional Aman Perbesar

Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat imbauan terkait jam operasional penambangan Semeru sebagai bagian dari upaya melindungi keselamatan masyarakat. Pemkab Lumajang meminta aktivitas penambangan material di kawasan Gunung Semeru berjalan lebih tertib, aman, dan memperhatikan risiko di wilayah rawan bencana.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa aktivitas penambangan di kawasan Semeru perlu memperhatikan batas waktu operasional yang aman. Menurutnya, kedisiplinan terhadap waktu kerja menjadi langkah mitigasi penting untuk mengurangi risiko akibat perubahan kondisi alam di kawasan aliran material vulkanik.

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menjelaskan bahwa penambang sebaiknya tidak beraktivitas hingga malam hari. Pada malam hari, kondisi lapangan lebih sulit dipantau, sementara dinamika kawasan Semeru dapat berubah sewaktu-waktu akibat cuaca, pergerakan material, maupun potensi aliran lahar saat hujan terjadi di wilayah hulu.

Jam Operasional Aman Jadi Langkah Mitigasi

Bunda Indah menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mengingatkan para penambang agar memperhatikan waktu operasional yang aman. Ia menilai pembatasan jam kerja dapat memberi ruang keselamatan yang lebih baik bagi masyarakat yang bekerja di kawasan rawan.

“Kami terus mengingatkan agar aktivitas penambangan memperhatikan waktu operasional yang aman. Ini penting agar para penambang memiliki ruang keselamatan yang lebih baik saat bekerja di kawasan rawan,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, penerapan jam operasional yang lebih tertib akan membantu penambang memantau kondisi lapangan secara lebih optimal. Selain itu, penambang juga dapat merespons informasi kebencanaan dari pihak berwenang dengan lebih cepat.

Bunda Indah menilai aktivitas pada siang hingga sore hari memberi peluang lebih besar bagi penambang untuk mengenali perubahan kondisi di lapangan. Sebaliknya, aktivitas pada malam hari membuat visibilitas menurun dan potensi bahaya lebih sulit terdeteksi secara cepat.

Penambang Diminta Disiplin dan Waspada

Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas penambangan untuk membangun kedisiplinan bersama. Penambang, koordinator lapangan, dan pemerintah desa perlu memperhatikan jam operasional sebagai bagian dari budaya kerja yang aman.

“Pembatasan waktu operasional ini bukan untuk menghambat mata pencaharian masyarakat, tetapi untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan penambang dan warga di sekitarnya,” tegasnya.

Bunda Indah menambahkan bahwa keselamatan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas ekonomi di kawasan rawan bencana. Karena itu, masyarakat penambang perlu memperkuat kewaspadaan terhadap kondisi lapangan.

Ia juga meminta penambang mengikuti informasi resmi kebencanaan. Informasi tersebut penting agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan kondisi Gunung Semeru dan menyesuaikan aktivitas di lapangan dengan lebih aman.

Pemkab Lumajang Perkuat Sosialisasi Keselamatan

Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat penambang. Pemkab Lumajang juga memperkuat komunikasi agar imbauan terkait jam operasional aman dapat dipahami dan dijalankan secara konsisten.

Menurut Bunda Indah, kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah desa, koordinator lapangan, dan penambang menjadi kunci penting dalam mengurangi risiko. Setiap pihak perlu memiliki kesadaran yang sama bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama.

Melalui kedisiplinan terhadap jam operasional penambangan Semeru, peningkatan kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap imbauan keselamatan, aktivitas penambangan di kawasan Semeru diharapkan dapat berjalan lebih aman dan terukur.

Pemkab Lumajang ingin memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berlangsung, tetapi tidak mengabaikan faktor keselamatan. Dengan budaya kerja yang lebih tertib dan bertanggung jawab, risiko di kawasan rawan bencana dapat ditekan sejak awal.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wabup Yudha Dorong Pramuka Lumajang Terapkan Konsep Learning, Creating, and Solving

15 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pesan Bupati Lumajang: Jauhi Narkoba, Miras, dan Polarisasi Digital

14 Agustus 2026 - 12:43 WIB

TMMD ke-129 Ditutup di Lumajang, 840 Meter Jalan Rabat Beton dan 11 Program Warga Tuntas

13 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Tiga Tahun Menatap Langit, Balai Desa Pandansari Masih Menunggu Genteng Pulang

11 Agustus 2026 - 18:45 WIB

DPMD Lumajang Belum Terima Laporan Terbaru Pemasangan CCTV, WiFi Dusun dan PJU

11 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Keluarga Pasien Meninggal di RSUD Haryoto: Setelah Meninggal Tak Ada Penjelasan dari Rumah Sakit

10 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Trending di Daerah